Alasan Saddam Orbusti Ritonga, Kenapa Nilai Tukar Rupiah Masih Lemah




PekanBaru:RIAUNET.COM~Nilai tukar rupiah yang terus melemah akan berdampak pada semakin merosotnya perekonomian bangsa ini. Hal ini disebabkan oleh kemampuan produksi kita yang masih lemah. Hal ini seperti dijelaskan oleh Saddam Orbusti Ritonga mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru. 

Permasalahan perekonomian yang kita rasakan sekarang ini menurut saya merupakan dampak dari lemahnya produksi dalam negeri kita. Hal ini diperparah oleh lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar. Katanya saat diwawancarai wartawan riaunet di kediamannya Senin (31/8/2015) pagi tadi. 

Rendahnya produksi dalam negeri ini berdampak pada ketergantungan kita pada impor. Impor itu kan transaksinya menggunakan DolarN,dengan begitu kondisi nilai tukar menjadi sangat berpengaruh. Kalau rupiah kuat, tentu barang - barang impor tidak akan mahal, jadi daya beli masyarakat akan stabil. Lanjutnya. 

"Saya berpendapat, saat ini momen yang tepat bagi kita untuk meningkatkan produksi dalam negeri kita, agar kita tidak menggantungkan diri pada impor. Kalau beras kita banyak, kalau sapi kita memadai, kalau kebutuhan kita sudah dapat kita penuhi tentu kita tidak membutuhkan impor. Dengan demikian harga - harga dipasaran tidak akan membumbung tinggi karena tidak terpengaruh oleh nilai tukar rupiah terhadap dollar seperti yang kita alami saat ini. 

Nah, kalau harga dipasaran normal, tentu daya beli masyarakat juga akan normal. Ini akan cukup membantu perekonomian kita kedepannya,"pungkasnya (tim)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!