Jelang 17 Agustus, Kapolri Ingatkan Ancaman Teror ke Jajarannya




    Jakarta: Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengigatkan jajarannya untuk mewaspadai ancaman aksi terorisme menjelang perayaan 17 Agustus nanti. Jenderal bintang empat ini berkaca pada kasus penembakan yang terjadi di Solo tiga tahun lalu.

   "Tanggal 17 Agustus waspadai ancaman teror, ancaman terorisme selalu menghantui," kata Jenderal Badrodin di hadapan para Kapolda dan Kapolres se-Indonesia, di Auditorium PTIK-STIK, Jl Tirtayasa, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2015).

    Guna mewaspadai aksi tersebut, Badrodin mengimbau jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan objek vital dan fasilitas umum.

   "Juga pusat perbelanjaan," kata Badrodin.

   Orang nomor satu di kepolisian itu juga mengigatkan seluruh anggota Polri agar mewaspadai aksi terorisme.

    "Termasuk anggota Polri, ingat 17 Agusuts lalu di Solo ada penembakan, tahun sebelumnya terhadap anggota Polri di Solo. Saya minta ini harus dilakukan antisipasi untuk tingkatkan kewaspadaan kita," ujar Badrodin.

    Merunut peristiwa teror yang terjadi di Solo tiga tahun lalu itu, teror terjadi pada malam 17 Agustus 2012. Pelaku mengarah pos polisi yang tengah melakukan penjagaan Lebaran.

    Dalam peristiwa tersebut, salah seorang anggota mengalami luka terkena bagian pinggang. Sembilan lubang yang ditemukan di dekat lokasi kejadian diduga dari proyektil yang ditembakkan pelaku yang menggunakan sepeda motor.

    Sehari kemudian pelaku teror melemparkan granat nanas di Pos Pam Gladag, Solo. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut,"(dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!