Petani Menjerit" Harga Buah Sawit Terus Merosot




    SIAK:RIAUNET.COM~Harga Tandan buah Segar (TBS)terus saja mengalami kemerosotan ,saat ini petani sawit sudah menjerit untuk menafkahi keluarga dan merawat kebun sawit,kalau ini berlanjut , petani bisa bangkrut dan anak nya bisa terancam putus sekolah karena tak ada biaya.

    Jangan kan membeli pupuk untuk merawat kebun sawit, untuk kebutuhan keluarga aja udah tidak cukup,apa lagi harga kebutuhan bahan pokok sudah meroket naik , belum lagi biaya anak sekolah ,ini sangat membingungkan.

    "Hal ini di sampaikan Marga Sagala,Warga kecamatan lubuk dalam kabupaten siak , yang juga ketua kelompok tani sawit sabtu (15/8/2015)kepada Wartawan ,sudah beberapa bulan ini harga buah sawit terus saja merosot , apa lagi sekarang merosot sampai level harga di bawah Rp 1000/kg ,ini sangat membebani petani sawit,kata Sagala.

    "Lanjut dia,apalagi harga bahan kebutuhan makan meroket naik,dengan sangat terpaksa kita harus menahan selera untuk makan yang bergizi.

    Saat ini petani yang punya dua hektar sawit, dia hanya menerima uang berkisar Rp 900 ribu setelah di potong biaya transport dll ,ini tidak cukup untuk biaya hidup sampai sebulan.

    Rasanya pemerintah tidak memperhatikan nasib petani sawit ,kita sangat berharap pemerintah mau berpihak kepada petani seperti kami ini ,karena kalau harga buah sawit sudah di bawah Rp 1000/kg itu sangat menyengsarakan petani,jelas sagala.(Jon)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!