Petani sawit keluhkan harga yang terus anjlok


   SIAK:RIAUNET.COM~Anjloknya harga sawit di pihak pembeli , membuat petani sawit mengeluh ,dan harus mencari pekerjaan sampingan menjadi buruh kasar.

    Yadi (36) seorang petani sawit yang berada di kecamatan lubuk dalam jumat (7/8/2015)kepada riaunet mengatakan , dua bulan ini harga sawit terus aja anjlok ,semua petani sawit di sini mengeluh dan harus mencari pekerjaan sampingan menjadi buruh kasar.

    Apalagi sekarang harga sawit cuma 1130/kg nya ,dan itu apabila kita menjual di perusahaan ,kalau kita jual di tengkulak cuma 800gkg nya, sementara kita harus terus saja memupuk sawit , jadi berapa lagi sisa yang harus di terima oleh petani ,sebut yadi.

     "Di sisi lain, lanjut yadi,harga pupuk sawit tak pernah turun malah terus aja naik , belum lagi ongkos angkutan ,potongan ini itu lagi ,hitung-hitung bisa gk cukup untuk di makan sekeluarga.

     Apalagi saya punya anak yang masih sekolah , kalau harga sawit tetap turun terus , bisa-bisa anak saya jadi putus sekolah karena tak ada biaya , hal ini harus juga jadi bahan perhatian pemerintah , agar harga sawit bisa normal kembali seperti beberapa tahun yang lalu ,ujarnya (jon).

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!