Reshufle Kabinet Kerja Tidak Akan Merubah Apa-Apa




Pekanbaru:RIAUNET.COM~
Pengumuman Reshufle Kabinet Kerja yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari rabu 12 Agustus 2014 kemarin merupakan sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh banyak kalangan praktisi.

Banyak orang yang berharap Reshufle segera dilakukan oleh Presiden Jokowi akibat banyaknya permasalahan di negara ini yang tidak terselesaikan oleh beberapa pembantunya.

Namun setelah Reshufle secara resmi dilakukan oleh Presiden RI, banyak kalangan yang malah merasa tidak puas dengan perombakan Kabinet Kerja tersebut.

"Reshufle Kabinet Kerja yang dilakukan Jokowi ini sama sekali tidak akan berdampak pada apapun", tutur Saddam Orbusti Ritonga saat dihubungi oleh RiauNet melalui telepon selulernya Ahad (16/8/2015).

"Pria yang akrab disapa Saddam ini mengatakan, perombakan yang dilakukan Jokowi ini sama sekali tidak tepat mengingat permasalahan yang sedang dihadapi oleh bangsa ini.

Kenyataan pelemahan rupiah terhadap dollar yang belum juga teratasi semestinya menjadi perhatian utama Jokowi dalam perombakan kabinetnya.

Hal itu dikarenakan lemahnya rupiah terhadap dollar sangat berpengaruh pada perekonomian indonesia yang masih sangat tergantung pada impor kebutuhan di bangsa ini,kata saddam yang juga mantan ketua HIMIP di fakultas ternama di Riau (UIR).

"Lanjut Saddam, kita menyayangkan kenapa Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro sama sekali tidak tersentuh pada reshufle kabinet ini. Permasalahan utama negara kita saat ini kan ada pada lemahnya rupiah, lah kenapa kok malah itu Menkeu (Menteri Keuangan) tidak disentuh sama sekali? Apa hubungannya coba Menko Polhukam dengan kondisi perekonomian yang semakin memburuk saat ini?? Katanya dengan nada kesal.

Selain masalah rupiah yang tidak kunjung membaik, Pria yang pernah mengikuti Kompetisi Debat Nasional Mahasiswa Ilmu Pemerintahan di Universitas Hassanuddin Makassar ini menyinggung masalah pasokan daging sapi yang minim sehingga berakibat pada mahalnya harga daging dipasaran.

Gimana rakyat mau makan enak kalau harga daging saja mahal?

Amran Sulaiman selaku menteri Pertanian seharusnya di reshufle dong, kan dia yang bertanggung jawad atas minimnya produksi sapi. Kalau Mentan kerjanya bagus, mestinya permasalahan ini tidak akan terjadi.

Bagaimana Negara ini mau beres kalau yang di koreksi itu bukan permasalahan yang ada,"jelasnya (tim)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!