Menurut DPRD Kegiatan Rohul Expo Hanya Pemborosan

Rokan Hulu : RIAUNET.COM ~ Di anggap pemborosan, Anggota DPRD Rohul menolak pelaksanaan Rohul Expo yang anggarannya mencapai 15 Milyar dan kegiatannya di anggap tidak bermanfaat terhadap masyarakat.  

Hal ini di sampaikan Anggota DPRD Rohul dari Partai Golkar, Nono Patria di Kantor DPRD Rohul kepada wartawan Senin (21/9/2015), di tengah-tengah terpuruknya ekonomi masyarakat, kegiatan ini seharusnya tidak di laksanakan . 

"Lebih jelasnya kita menolak pelaksanaan Rohul Expo, Itukan tidak bermanfaat terhadap rakyat, kan masih ada kegiatan-kegiatan lain yang bisa dilaksanakan yang menyentuh kepada masyarakat Rokan Hulu,"tegasnya. 

Hal senada juga di sampaikan Anggota DPRD Rohul dari Partai Gerindra yang juga Ketua Komisi II Novliwanda Ade Putra ST. pelaksanaan Rohul Expo anggarannya terlalu besar lebih baik benahi insfraktruktur yang belum terlaksana akibat devisitnya anggaran.dan ini harus di Evaluasi.

Dalam minggu ini, Satker-satker yang berkaitan pelaksanaan Rohul Expo itu,akan kita panggil ke DPRD untuk di bahas,"jelasnya. 

Hari yang sama, Anggota DPRD Rohul dari Partai Hanura, Arisman S.Sos, dengan tegas menyatakan penolakannya pada pelaksanaan Rohul Expo yang anggarannya mencapai Rp 15. M tersebut, APBD Rohul saat ini lagi devisit . 

"Anggaran yang kurang lebih Rp 15 M itu, bisa digunakan untuk biaya perbaikan jalan yang rusak, untuk bantuan pendidikan, Kesehatan dan yang lainnya yang saat ini di butuhkan rakyat, sementara kalau Rohul expo hanya pihak pemda yang merasakan, masyarakat hangalah penonton",kilahnya. 

Di tempat berbeda, Masyarakat Kabupaten Rokan Hulu merasa kecewa dengan pengadaan tenda untuk kegitan Rohul Expo tahun 2015, sebab untuk biaya tenda saja mencapai 4 Milyar, padahal kondisi ekonomi masyarakat tengah morat-marit,"paparnya. 

"Laman (30), Warga Pasir Pangaraian, mengaku sangat luar biasa pengunaan anggaran di Pemkab Rohul dalam kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Rohul ke 16,itu dinilai sangat tidak layak,  bayangkan untuk pengadaan tenda saja mencapai hingga Rp 4 M lebih. 

"Kini ekonomi sulit pak, Kelapa Sawit hanya Rp 600/kg sementara Pemkab Rohul menyewa tenda itu sampai miliyaran rupiah, padahal ekonomi rakyat lagi sulit pak," ungkap Laman. 

Aktifis Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Rohul Erwin Ginting, menilai pengadaan tenda tersebut temasuk pemborosan anggaran di tengah kondisi ekonomi sangat sulit sebaiknya itu tidak usah dilaksanakan, "lebih baik berfikir supaya ekonomi masyarakat ini sejahtera,"katanya. 

Ketika hal ini dikonfirmasikan dengan Kepala Badan Penanaman Modal Perizinan Pelayanan Terpadu (BPMP2T) Rokan Hulu, Ridarmanto, mengaku kalau anggaran pengadaan tenda untuk Rohul Exspo Tahun 2015 sudah menjadi kebijakan dari pemerintah dan pimpinan daerah. 

"Kalau saya tidak dilaksanakan tidak masalah. Tapi  anggaran itu sudah terprogram, namun karena terjadi optimalisasi, anggaran itu pun sebenarnya sudah dipotong, kini  proses lelang tersebut sudah melalui, prosedur, sudah kita tayangkan di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Rohul," jelasnya (Fah).

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!