Warga Pontang-Panting Karena Bandara Pekanbaru Lumpuh Akibat Asap





Pekanbaru ~ Tak bisa berangkat lewat bandara di Pekanbaru, sejumlah penumpang harus lewat Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara. Imbasnya penumpang harus nambah biaya transportasi.

  Calon penumpang pengguna jasa penerbangan, Ria Permana Sari (31) misalnya. PNS di Jakarta ini kemarin menunggu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru untuk kembali ke Jakarta seharian. Namun apesnya, tak satu maskapai yang bisa mendarat di Pekanbaru.

  Akhirnya, Ria terpaksa mengalihkan perjalanannya dari Pekanbaru menuju Padang, Sumbar. Untuk menuju bandara di Padang, Ria harus keluarkan kocek travel darat Rp150 ribu.

  "Tadi malam istri saya (Ria) terpaksa menuju bandara di Padang via darat. Karena harus hari ini juga kembali ke Jakarta, dan malah sudah telat sehari tak masuk kerja," kata Melvinas (32) suami Ria kepada detikcom, Senin (28/9/2015).

  Sampai di Padang, lanjut Melvinas, ternyata istrinya tidak bisa langsung menuju Jakarta. Hari ini, Ria harus transit kembali dari Padang ke Bandara Kualanamu di Sumut. Ini karena seluruh penerbangan dari Padang ke Jakarta sudah habis.

  "Kalaupun masih ada yang tersisa, harganya di kelas ekonomi sudah mahal Rp3 juta. Akhirnya pilih jalur transit dari Padang ke Medan baru ke Jakarta dengan harga tiket Rp1,4 juta," kata Melvinas.

  Padahal pada jalur normal, rute Pekanbaru ke Jakarta kisaran Rp600 ribu. "Gara-gara asap, kita keluarkan biaya transportasi yang mahal," kata Melvinas.

  Kondisi yang sama juga dikeluhkan Rusdan (45) warga Pekanbaru yang dari Bandung ingin pulang ke Pekanbaru. Sejak Sabtu sebenarnya dia ingin pulang ke Pekanbaru. Namun pesawat tidak bisa mendarat.

  "Akhirnya saya pilih penerbangan dari Bandung ke Padang, selanjutnya via darat ke Pekanbaru. Tidak hanya sekedar nambah biaya transportasi daratnya, tapi badan ini letih juga menempuh via darat 8 jam ke Pekanbaru," kata Rusdan.

  Data BMKG Pekanbaru, jarak pandang dari pukul 05.00 sampai pukul 10.00 WIB hanya berkisar 100 meter. Namun menjelang siang, jarak pandang berangsur membaik. Di atas pukul 13.00 WIB, sejumlah pesawat sudah ada yang bisa mendarat setelah dua hari lumpuh total. Sampai kapan ini terjadi?(dtk).

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!