Beraksi Lagi, Susi Akan Ledakkan 14 Kapal Pencuri Ikan Dan 2 Tanker




Jakarta~Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti kembali melakukan aksinya menenggelamkan kapal pencuri ikan. Rencananya pada 19-20 Oktober 2015 ada 14 kapal dan 2 tanker yang akan ditenggelamkan dengan cara diledakkan.

  Kapal dan tanker tersebut merupakan hasil tangkapan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) dan TNI AL.

  "Hari ini kita ingin untuk sharing rencana penenggelaman kapal 19-20 Oktober," kata Susi saat konferensi pers di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2015).

  Kapal nelayan tersebut merupakan kapal ikan berbendera Filipina, Thailand, dan Vietnam. Lokasi penenggalaman berada di Pontianak, Batam, Langsa, dan Tarakan.

  Kapal nelayan asing yang menangkap ikan secara ilegal di Indonesia tersebut, bakal dihancurkan tanpa melalui proses pengadilan. Proses ini bisa memutus mata rantai birokrasi sehingga penenggelaman bisa dipercepat. Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Perikanan Nomor 45 Tahun 2009 dan arahan Presiden Joko Widodo.

  "Beberapa hari lalu koordinasi denga Ketua Mahkamah Agung, beliau berkirim surat, bila kapal belum diajukan ke pengadilan, penenggalaman kapal bisa dilakukan KKP," ujarnya.

  Sedangkan, kapal-kapal hasil tangkapan yang sudah dimasukkan ke pengadilan dengan jumlah total sebanyak 35 kapal, Susi mengaku pihaknya bakal menunggu hingga ada keputusan hukum final. Setelah ada putusan final, kapal-kapal tersebut bisa dihancurkan.

  Sedangkan 2 kapal tanker yang bakal dihancurkan ialah MT Galuh Pusaka dan MT Mascott II. Kapal MT Galuh akan diledakkan karena melakukan aktivitas phantom ship atau kegiatan di luar fungsi utama. Saat ditangkap, kapal ini memiliki bobot 1.278 GT.

  "MT Galuh Pusaka merupakan kapal tanker yang terbuat dari besi baja. Ditemukan di Perairan Tarempa, Anmbas Kepulauan Riau pada 30 Juni 2014 dalam keadaan tanpa awak dan ruang mesin yang tidak berfungsi," ujarnya.

  Kapal MT Mascott II sendiri merupakan kapal tanker berkebangsaan Mongolia. Kapal ini ditangkap oleh TNI AL karena membawa muatan solar selundupan 253 ton.(dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!