Diminta Agar Ulama Rohul Melarang Carnaval Patung Berhala




RokanHulu:RIAUNET.COM~Ulama di Negeri Seribu Suluk di minta untuk bersuara menolak arak-arakan carnaval patung berhala dalam menyambut HUT kabupaten Rokan Hulu ke-16, sebab dinilai sebagai perbuatan syirik kepada Allah SWT.

H. Syarkawi, di Pasir Pangaraian, Kamis (8/10/2015) mengatakan, ada beberapa patung yang dibuat masing-masing Satuan Kerja (Satker), baik itu kuda, sapi, kambing yang nantinya akan diarak itu akan menyerupai berhala,dan Alquran melarang hal ini. 

"Ini sangat berbahaya dan kalau bisa kegiatan tersebut ditiadakan, selain tidak bermanfaat untuk rakyat, ini terkesan mengagungkan benda mati dan itu musryik," katanya. 

Di tempat terpisah, Pengurus Masjid Sohibul Zannah Kecamatan Rambah, Zulfikar meminta agar Pemkab Rohul jangan mengarak-arak patung seperti itu, selain biaya besar, terkesan mubazzir, ditambah lagi itu perbuatan musryik yang termasuk dosa besar, karena modelnya sudah kayak patung berhala. 

"Ini pemborosan, kalau dananya disumbangkan untuk kaum duafa,pasti hati mereka akan lebih bahagia dari pada membuat patung dan mengarak-araknya,"imbuhnya. 

Bagaimana kalau pelajar pondok pesantren dari Kabun Amisyah hadir dan melihat ada beberapa patung berupa binatang. 

"Kami berharap agar Pemkab Rohul membatalkan arak-arakan patung tersebut ,kita hanya takut kalau bencana datang ke negeri kita ini, nanti oknum pemerintah yang melaksanakan yang merasakan dampaknya adalah masyarakat,"tandasnya. (Fah)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!