Disorot PDIP, Seperti Apa Kinerja Menteri Rini Di Mata Rakyat ?




Jakarta~Elite PDIP terus mendorong Presiden Jokowi mereshuffle Menteri BUMN Rini Soemarno. Bagi elite PDIP kinerja Menteri Rini tidaklah bagus, bagaimana menurut rakyat?

  Litbang CNN Indonesia-Transmedia melakukan survei terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi, Wapres JK, dan Kabinet Kerja. Survei ini dilakukan dengan wawancara melalui telepon tanggal 11 – 14 Oktober 2015.

  Hasilnya, kepuasan masyarakat terhadap kinerja Menteri Rini berada di urutan enam besar dari bawah. Tingkat kepuasan menteri yang juga sering disbut 'singa istana' ini 54,0%. Menteri lain yang juga disebut 'singa istana' yakni Menko Polhukam Luhut B Pandjaitan jauh berada di atas Rini dengan tingkat kepuasan rakyat 58,8%.

  Sementara itu menurut survei yang dilakukan Populi Center pada tanggal 15-22 Oktober 2015 dengan 1.200 responden tingkat kepuasan terhadap Menteri Rini sedikit lebih baik yakni di urutan 25 namun perolehannya negatif yakni -3,8%. Kok bisa? Ternyata Populi menghitung selisih persentase penilaian positif dikurangi penilaian negatif responden terhadap seorang menteri.

  Elite PDIP memang terus menyuarakan dorongan agar Menteri Rini direshuffle. Salah satu yang mendorong adalah anggota DPR dari PDIP Masinton Pasaribu.

  "Ya memang (Menteri BUMN) harus diganti. Bahwa  itu prerogatif Presiden, tapi dia memang harus diganti," kata Masinton di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/10) kemarin.

  Ini bukan kali pertama elite PDIP mendesak Menteri Rini diganti. Setiap kali ada isu reshuffle, elite PDIP terus meminta Menteri Rini diganti. Sejumlah kebijakan Rini yang dikritik Masinton antara lain terkait pembangunan kereta api China dan suntikan dana ke bank-bank BUMN. Dia menilai langkah yang diambil Rini berlawanan dengan konstitusi, Trisakti, dan Nawa Cita.

  "Landasan saya adalah UUD 1945 pasal 33, Trisakti, dan Nawa Cita. Yang dilakukan Menteri BUMN menyimpang dari itu," ujar anggota Komisi III DPR ini tanpa menyebut apakah dorongan itu berasal dari perintah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!