Ini Alasan Kenapa Jokowi Cepat Pulang Dari Amerika?




Jakarta~Presiden Jokowi menuturkan alasan memperpendek lawatan ke Amerika Serikat untuk memantau penanganan masalah asap. Adakah alasan lain yang tak diungkap Jokowi di balik kepulangan lebih cepat ke Tanah Air?

  Pada Senin pukul 10.30 waktu Washington DC, Presiden Jokowi menelepon Menko Polhukam Luhut Pandjaitan. Presiden Jokowi meminta laporan terkait penanganan kabut asap di Indonesia.

  "Saya akan batalkan perjalanan saya ke West Coast, lalu akan kembali ke Indonesia untuk memantau asap," ujar Jokowi menutup sambungan telepon setelah mendapatkan laporan langsung dari Luhut.

  Benar saja setelah itu Jokowi langsung membatalkan kunjungan ke Silicon Valley di San Fransisco. Padahal kunjungan ini cukup penting. Jokowi menugaskan Menkominfo, Menteri Perdagangan, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif untuk mewakilinya menemui bos Google, Facebook dan Apple.

  "Saya telepon Menko Polhukam tanya titik api. Paling banyak di Sumsel dan Kalteng. Kalteng 366, Sumsel 146 dan tempat-tempat lain. Oleh sebab itu karena banyaknya keluhan dari masyarakat yang berkaitan dengan dampak kesehatan karena dampak sosial, saya memutuskan membatalkan ke West Coast dan kembali ke Indonesia," kata Jokowi kepada wartawan di tempatnya menginap di Blair House, Washington DC.

  Jokowi mengatakan sepulangnya ke tanah air, dia segera meluncur ke Sumsel atau Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

  Banyak pihak mengapresiasi langkah Jokowi pulang lebih cepat ke Tanah Air untuk mengatasi bencana kabut asap yang parah. Namun demikian tak sedikit yang bertanya-tanya apakah ada alasan lain Presiden Jokowi pulang lebih cepat dari Amerika Serikat? Wajar saja pertanyaan ini muncul mengingat Jokowi awalnya mempercayakan penanganan kebakaran hutan kepada Wapres Jusuf Kalla, Menko Polhukam, dan menteri terkait.

  Akhir bulan Oktober sebenarnya cukup krusial bagi Jokowi mengingat bakal ada rapat paripurna DPR dengan agenda pengesahan RAPBN 2016. Yang membuat semakin krusial adalah masih adanya pertentangan antara KMP dan KIH terkait anggaran belanja negara tahun depan.

  Presiden Jokowi juga mengagendakan pertemuan dengan semua pimpinan parpol sepulang dari Amerika Serikat. Selain membahas soal persiapan pilkada, bukan tak mungkin bahasan soal RAPBN 2016 juga bakal jadi hal menarik. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!