Kapolsek Tambusai Terkena Lemparan Batu Nyasar Dari Pihak Kubu Yang Bertikai




RokanHulu:RIAUNET.COM~Saling serang Dua Organisasi bongkar muat di PT Kencana Persada Nusantara (KPN) atau PT Geng di Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai.yakni Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (F.SPTI) dengan Federasi Serikat Pekerja Pertanian Perkebunan-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SP3-SPSI).

Diduga perebutan hak kerja para buruh di perusahaan itu, akibat dari kejadian itu Kapolsek Tambusai AKP Yahya Harahap terpaksa dilarikan di Rumah Sakit untuk menjalani perawatan karena terkena lemparan batu. 

Kedua federasi tersebut Senin (19/10/2015) sekitar pukul 05.00 WIB subuh mulai bergerak dengan membawa tojok, kayu dan jenis lainnya. 
Kedua kubu yang bertikai juga terlibat adu lempar batu. Atas kejadian itu, dikabarkan Kapolsek Tambusai AKP Yahya Harahap terkena lemparan batu dan dilarikan ke Puskesmas Tambusai karena mengalami luka dibagian kepala belakang.

"Kapolres Rokan Hulu (Rohul) AKBP Pitoyo Agung Yuwono, S.Ik M.Hum melalui Paur Humas Polres Ipda P. Simatupang mengatakan, pihaknya saat ini masih di lokasi kejadian. 

"Saat ini situasi telah terkendali, Amarah kedua kubu sudah meredam. Namun akibat dari konflik itu ada beberapa orang terluka," kata Ipda P. Simatupang . 

"Lanjut Matupang, ada dari kelompok SPTI mengalami luka di bagian kaki, sedangkan dari kelompok SP3 ada dua orang yang mengalami luka dibagian kepala,"ujarnya.

Dijelaskan lagi, awalnya Kelompok SP3 yang beranggotakan sekitar seratus orang yang di ketuai Apul Simamora mendatangi PKS PT KPN untuk bekerja. Namun kedatangannya dihadang oleh kelompok F.SPTI yg berjumlah 20 orang. 
"Karena kalah jumlah, maka kelompok SPTI mundur dan meninggalkan lokasi kejadian . 

Tak terima dengan kekalahan ,akhirnya massa dari kelompok SPTI datang kembali dengan jumlah 100 orang yang dipimpin Normal Harahap dan berkumpul di samping PKS PT KPN.

Saat itu massa dari kelompok SPTI diberikan himbauan oleh Polsek tambusai agar untuk menahan diri. Namun mereka tak mendengarkan. Kemudian sekira pukul 09.30 wib Ke dua belah pihak tidak bisa menahan diri kemudian terjadi bentrok fisik yang mana terjadi lemparan batu antar ke dua kelompok. 

"Saat ini situasi bentrok telah reda namun massa dari ke dua belah pihak masih berkumpul. Personil Polres Rohul masih standby di PKS PT. KPN guna menghindari bentrok lanjutan,"tandasnya. (Fah)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!