Aktivitas Pelabuhan Rakyat Terhenti, Ribuan Buruh jadi Menganggur


DUMAI : RIAUNET.COM ~Terhentinya impor barang melalui pelabuhan rakyat (Pelra) Dumai membuat tak ada lagi kapal pengangkut barang impor yang bersandar di Pelra Dumai. Padahal, ribuan buruh menggantungkan hidup keluarganya dari aktivitas bongkar muat barang di Pelra tersebut.

"Sudah sepuluh hari tak jalan, barang tak masuk di Pelra, ratusan supir menganggur. Begitu juga buruh bongkar muat di Pelra dan di sejumlah gudang di Bagan Besar pun turut menganggur," jelas Simanjuntak seorang supir truk langsir barang di tempat itu selasa (10/11/2015).

Hal ini juga dikatakan Ketua DPC F.SPTI-K.SPSI Kota Dumai Nurdin Budin,S.Sos, akibat terhentinya pekerja bongkar muat barang import di sejumlah Pelra berdampak luas terhadap aktivitas buruh di darat.

Menurutnya, buruh yang melakukan bongkar muat di darat seperti di sejumlah gudang menganggur. Begitu juga buruh yang melakukan aktivitas di pasar tak bekerja. Tak hanya itu, ribuan supir truk langsir barang dari Pelra ke gudang dan pasar juga terhenti.

"Bongkar muat barang impor di perairan tiarap. Kondisi itu berdampak negatif terhadap aktivitas buruh khususnya anggota SP/SB yang bekerja di sejumlah gudang, Pelra dan pasar-pasar tradisional. Yang jelas 80% aktivitas buruh saat ini terhenti," ujarnya (dd).

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!