Berita Terkini

Di Duga Kades Kepenuhan ini Menelantarkan produksi Sawit Warga

Jumat, November 20, 2015
Loading...
Rokan Hulu : RIAUNET.COM ~ Karena ulah oknum Kepala Desa Kepenuhan Raya Kabupaten Rokan Hulu (Ahmad Irfan)dengan tidak membayar hasil panen Kelapa Sawit pekarangan Desa Kepenuhan Raya, selama dua kali panen, masyarkatpun saat ini terancam kelaparan.

Informasi ini disampaikan, Pejabat RT 02 Desa Kepenuhan Raya, R. Harahap (45), di kediamannya, Jumat (20/11/2015), masyarakat merasa kecewa dengan tindakan oknum kades tersebut, padahal kalau menurut perkiraan hasil TBS di Desa Kepenuhan Raya itu diperkirakan sekitar 300 ton dalam setiap bulannya.

"Bahkan masyarakat tidak hanya gak bisa menjual TBS, hasil penjualan sawit masyarakat sekitar Rp 20 per Kg untuk merawat jalan, tidak ada nampak entah kemana," kata Harahap. 

Lanjut, R. Harahap, selama dua rotasi masyarakat tidak mau lagi menjual sawit nya ke desa, karena kurangnya kepercayaan masyarakat kepada Kepala desa, saat warga mau menjual kepada pihak lain, sepertinya kades sudah main mata dengan pihak tersebut, sehingga TBS masyarakatpun terlantar. 

"Memang kades kami itu sudah dipecat, tapi kami minta pihak Pemkab Rohul, khususnya Kepala Dinas Kehuatan dan Perkebunan (Dishutbun) Rohul supaya turun kelapangan melihat kondisi masyarakat, kalau tidak masyarakat bisa mati kelaparan," ujarnya 

Dia menambahkan, pada Rabu kemaren, sawit kami diterlantarkan, masyarakatpun nyaris mengamuk kepada kades, sebab kades itu dinilai tidak bertanggung jawab terhadap kinerjanya.

"Kami juga minta pada Kapolres Rohul supaya turun kelapangan untuk mengamankan situasi, sebab masyarakat dikhawatirkan akan tidak bisa menahan emosinya," tutup harahap. (Fah)