Diduga PT MAN Gelapkan Surat Lahan Masyarakat

Rokan Hulu : RIAUNET.COM ~ Lembaga Pemantau Penyelenggara Negera Republik Indonesia (LPPN-RI) Provinsi Riau, memanggil mantan Dirut PT Merangkai Artha Nusantara (MAN) Barmansyah, dia diduga menggelapkan surat tanah milik masyarakat yang sebelumnya di serahkan untuk administrasi pola KKPA yang di kelola PT.MAN .

Kepala Biro LPPN-RI Riau S. Hondro melalui Pemantau Tingkat wilayah Budi Kaban/ Karo-karo di dampingi rekannya Perukuren Ginting, SH di Pasir Pangaraian sabtu (21/11/2015)mengatakan, kini lembaganya menangani masalah ini atas kuasa yang di berikan oleh masyarakat.

"Kita sudah turun kelapangan dan melihat fakta-fakta yang ada dengan mengambil berbagai surat bentuk fotocopy surat tanah/lahan milik masyarakat, yang aslinya masih di tangan Barmansyah sendiri," sebutnya. 
Lanjutnya, setelah perjanjian itu berakhir tahun 2007 pihak Barmansyah mantan Dirut PT MAN tidak mengembalikan surat hak milik masyarakat di 3 Desa yakni Desa Payung Sekaki, Desa Pagar Mayang dan Mahato Sakti, malah ada di terbitkan berbagai surat baru yang kini jadi permasalan di tengah-tengah masyarakat di Tiga Desa tersebut. 

"Kita minta Polisi memanggil mantan Direktur PT MAN Barmansyah dugaan menggelapkan berbagai surat lahan masyarakat, karena kini rakyat merasa dizholimi dan pihak PT MAN bersekongkol dengan aparat desa,"katanya.

"Perlu kita ketahui kalau di Desa Payung Sekaki lahan masyarakat sekitar  128 hektar, sedangkan di Desa Pagar Mayang sekitar 164 hektar, kami akan menggugat perusahaan, kami berjanji akan menuntaskan persoalan sampai selesai, apa yang ada pada  perjanjian tidak pernah sesuai dengan kontrak yang ada, " tegasnya. 

Dijelaskannya ,kini masyarakat juga merasa terzolimi atas tindakan managemen PT MAN yang dinilai arogansi untuk merebut lahan masyarakat. "Termasuk peran  Kepala Desa Payung Sekaki, Budiyanto dan Kepala Desa Pagar Mayang, Suyadi yang selalu membela Barmansyah," ungkapnya. 

"Pak Tunggal, salah satu warga di situ mengatakan, Penegak hukum lihatlah kami masyarakat yang tertindas,  jangan menutup mata, kami tidak dapat apa-apa di tanah kami, malah kami dipenjara karena kami memperjuangkan hak kami, pak Kapolres Rohul, tolong tunjukan rasa belas kasihanmu dan hati nurani bapak, bebaskan lah warga kami, "keluhnya (Fah).

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!