KMP 'Tutup Telinga' Soal Suara Minta Setya Novanto Mundur

Jakarta~Koalisi Merah Putih (KMP) menilai rongrongan politik terhadap Ketua DPR Setya Novanto buntut dari aduan kasus dugaan pencatutan nama presiden/wapres, merupakan hal wajar. KMP tak mau ambil pusing dan tetap mendukung Novanto menjalani proses di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

  "KMP melihat rongrongan itu bukan hal aneh dalam politik. Nggak apa-apa yang penting sekarang SN harus menjalani proses MKD, dari situ akan ada kejelasan benar atau salahnya," kata Presiden PKS Sohibul Iman Jumat (20/11/2015) malam.

  Adanya dorongan politik terhadap Novanto, bahkan suara desakan agar mundur dari kursi ketua DPR, menurut Sohibul tidak dibahas dalam pertemuan KMP di Hambalang kemarin.

  "Tidak ada pembicaraan soal desakan Setya Novanto mundur dari jabatannya," katanya.

  Empat anggota DPR yakni Taufiqulhadi (NasDem), Adian Napitupulu (PDIP), Inas Nasrullah (Hanura), Inas Nasrullah (Hanura) dan Harvin Hakim Toha (PKB) menggulirkan mosi tidak percaya terhadap Novanto.

  Mosi tidak percaya ini disuarakan atas nama anggota, bukan fraksi. Secara resmi mosi itu akan dipaparkan Senin (23/11/2015) nanti.

  Taufiqulhadi mengatakan, tindakan Novanto yang untuk kedua kalinya dilaporkan ke MKD karena diduga melanggar etik tidak bisa terus menerus dibiarkan. Karena pada saat yang bersamaan menurunkan kepercayaan masyarakat kepada DPR.

  "Kami berpikir ada kesempatan melakukan perbaikan, tapi kita justru temukan pimpinan yang tidak mengarahkan kepada suasana yang lebih baik dengan perilaku yang menurut saya tidak patut," ujarnya di Gedung DPR, Jumat (20/11). (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!