Komisi II Minta KPU Antisipasi Rendahnya Partisipasi di Pilkada Serentak

Jakarta~Presiden Joko Widodo dalam Rakernas Pemantapan Pilkada Serentak pagi tadi, menyinggung Pilkada di 269 daerah yang berlangsung sepi tanpa keriuhan. Padahal, kurang dari sebulan, tepatnya 9 Desember pesta demokrasi itu akan digelar.

  Anggota komisi II DPR Yandri Susanto menyoroti sosialisasi yang minim dari penyelenggara pemilu, maupun pemerintah daerah. Dia mengkhawatirkan hal itu bisa berimbas pada rendahnya partisipasi memilih masyarakat.

  "Itu PR untuk pasangan calon, KPU, dan Bawaslu sosialisasikan jangan sampai 9 Desember banyak masyarakat tidak tahu ada Pilkada. Akhirnya golput atau tingkat partisipasi memilih rendah. Itu mungkin warning dari Presiden yang harus diantisipasi KPU, Bawaslu dan pasangan calon," kata Yandri, Kamis (12/11/2015).

  Menurut Yandri, geliat Pilkada di 269 daerah tak terlihat salah satunya disebabkan peraturan dalam UU 8 tahun 2015 tentang Pilkada dan Peraturan KPU yang membatasi alat peraga kampanye, rapat umum kampanye dan lainnya.

  "Memang inti dari implementasi UU itu tidak ada hingar bingar, pasangan calon yang punya dana berlebihan seenaknya pasang spanduk," ujarnya.

  Politisi PAN itu sudah berkeliling ke beberapa daerah mengikuti kampanye Pilkada pasangan calon yang diusung PAN. Geliat pesta demokrasi memang tak seramai sebelum aturan soal Pilkada direvisi.

  "Mumpung masih ada waktu, menurut saya KPU, Panwaslu, atau pemangku kepentingan lain camat, lurah, kepala desa, mesti manfaatkan sisa waktu yang ada untuk sosialisasikan ke masyarakat," imbaunya.

  "PAN sudah lakukan itu tiap hari dengan temu kader dan apel siaga mengundang kader, tokoh masyarakat untuk sosialisasikan pasangan calon. Kalau semua parpol melakukan sosialisasi, saya yakin 9 Desember masyarakat akan hadir di TPS," imbuh politisi asal Banten itu. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!