LPPN-RI: Barmansyah Tak Bisa Tunjukan Lahan Hak Kepemilikannya

Rokan Hulu : RIAUNET.COM ~ Lembaga Pemantau Penyelenggara Negera Republik Indonesia (LPPN-RI) Provinsi Riau menuding mantan Dirut PT Merangkai Artha Nusantara (MAN) Barmansyah, tidak bisa menunjukkan bukti hak kepemilikannya terkait sengketa lahan Pola KKPA ( lahan tranmigrasi) di wilayah Tiga Desa yakni Desa Payung Sekaki, Pagar Mayang dan Mahato Sakti, Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu .

Ketua DPP LPPNRI melalui Kepala Biro Antar Lembaga DPW Provinsi Riau S.Hondo mengungkapkan, Barmansyah tidak bisa menunjukan bukti yang syah lahan yang diklaim miliknya itu, disaat digelarnya perkara di Markas Polisi Daerah (Mapolda) Riau Kamis (26/11/2015) kemaren .

Beberapa kasus yang lahan yang kini di tangani oleh Polres Rohul ,dan gelar perkara sama-sama dihadiri, baik yang mewakili pihak mantan Dirut PT.MAN Barmansyah yakni : Pengacaranya Suarman dan Humasnya Junaidi-perwakilan  masyarakat pemilik lahan Gunadi, penerima Kuasa LPPNRI S.Hondro dan Pengacara Andi Jusman-beberapa penyidik Reskrim Polres Rohul yang di pimpin oleh Wasidik Dirreskrimsus Polda Riau. 

"Tidak ada dasar Barmansyah mengklaim lahan trasnmigrasi itu miliknya, untuk itu, dasar dari hasil gelar perkara yang sudah digelar, kita mengharapkan pihak Polda Riau memanggil Barmansyah dan mohon mempertimbangkan penahanan Dua warga yang ditahan di Rumah Tahanan Mapolres Rohul ,"tegas hondro.

Sementara ,Kuasa hukum masyarakat  Andi Jusman menegaskan, Selain minta Polisi memanggil mantan Direktur PT MAN Barmansyah dengan dugaan menggelapkan berbagai surat lahan masyarakat, kini rakyat merasa dizholimi dan resah serta kita juga harapkan penyidik Polres Rokan Hulu memanggil terduga yang bersengkongkol dengan  pihak Barmansyah ( PT MAN) ,"jelas Andi. 

"Lanjut andi, sedangkan surat Barmansyah itu adalah, sertifikat lahan transmigrasi yang di serahkan masyarakat  saat melakukan kerja sama melalui pola KKPA bagi hasil 60-40 & yang perjanjiannya sudah berakhir tahun 2007 yang lalu, hingga kini surat itu kita duga digelapkannya," jelasnya. 

Gunadi ,Masyarakat di situ mengatakan, kalau lahan milik masyarakat itu yang di Desa Payung Sekaki sekitar  128 hektar, sedangkan di Desa Pagar Mayang sekitar 164 hektar, dan kami akan terus berjuang menggugat Barmansyah mantan Dirut PT.MAN itu, kami berjanji akan menuntaskan persoalan sampai selesai.

Kini masyarakat juga merasa terzolimi atas tindakan managemen PT MAN yang dinilai arogansi untuk merebut lahan masyarakat. "Termasuk peran  Kepala Desa Payung Sekaki, Budiyanto dan Kepala Desa Pagar Mayang, Suyadi yang selalu membela Barmansyah," tandasnya. (Fah)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!