Said Siap Buka-bukaan di Sidang MKD, Bagaimana Novanto??

Jakarta~Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR akan segera menyidangkan kasus pencatutan nama presiden dan wakil presiden yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto. Menteri ESDM Sudirman Said yang melaporkan kasus ini sudah siap buka-bukaan, apakah Novanto siap melakukan hal yang sama?

  Sudirman berharap MKD DPR mengusut kasus ini sampai tuntas. Dia mengaku punya bukti cukup kuat untuk membuktikan kebenaran laporannya itu.

  "Saya punya tanggung jawab bersihkan sektor ini. Praktik pemburu rente. Saya punya bukti cukup, saya akan sampaikan pihak berwenang. Freeport tafsir saya soal etika. Karena dia anggota DPR, saya Laporkan ke MKD DPR. Saya sampaikan, saya tahu dan punya bukti," kata Sudirman kepada wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (27/11/2015).

  Pada Senin (30/11) mendatang, MKD akan mengesahkan jadwal persidangan dalam kasus ini. Pihak-pihak yang dipanggil juga akan ditentukan. Sudirman selaku pengadu sudah pasti akan dihadirkan dalam sidang. Dia pun menyanggupinya dan tak segan memberikan bukti dan keterangan lengkap ke MKD DPR.

  "Kalau perlu, keterangan tambahan saya akan hadir dan beri keterangan sesungguhnya. Saya apresiasi ke masyarakat, media, sosial media. Makin hari rakyat dan media makin cerdas. Bisa bedakan mana yang buat-buat, dibayar, atau mana yang hati nurani. Sesuatu yang dibayar, nanti akan seperti pulsa. Dia akan habis. Yang datang dari nurani, akan menyala. Dasarnya itu kesinambungan hati nurani. Diundang MKD, saya datang," tegas mantan Dirut Pindad ini.

  Bagaimana dengan Novanto? Setelah MKD memastikan kasusnya dilanjutkan ke persidangan, politikus Golkar ini mengaku mempercayakan segalanya ke MKD. Dia tidak memastikan kehadiran atau apa yang akan disampaikan ke MKD.

  "Saya percayakan semua kepada MKD, saya persilakan mengevaluasi betul-betul semua kita percayakan ke MKD," kata Novanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2015).

  "Saya hormati secara baik. Semua demi kepentingan rakyat," lanjutnya.
Setya Novanto

  Seperti diketahui, Novanto sebelumnya pernah tersangkut kasus di MKD yaitu ketika pertemuannya dengan Donald Trump di Amerika Serikat menjadi kontroversi. Novanto saat itu dua kali tidak memenuhi panggilan MKD dan akhirnya justru pimpinan MKD yang menemui pria berlatar belakang pengusaha tersebut.

  MKD selama ini sudah mendapat dorongan agar mengusut kasus pencatutan nama presiden ini hingga tuntas dan sudah berniat mengadakan sidang terbuka. Untuk itu, semua pihak juga perlu memberikan klarifikasi seutuhnya. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!