Sengketa Lahan PT RRL Dan Masyarakat Terus Memanas

Bengkalis : RIAUNET.COM ~ konflik sengketa lahan di kabupaten Bengkalis -Riau antara PT Rokan Rimba Lestari (RRL) dan masyarakat terus memanas.

Hal ini disampaikan Eko Pambudi, perwakilan masyarakat Pematan Duku Timur kabupaten Bengkalis. Diakui, bahwa yang ditentang masyarakat saat ini adalah negara dan perlawanan itu muncul disebabkan kebijakan negera/pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat. 

''Kami masyarakat tidak tahu banyak pak tentang berbagai macam aturan dan regulasi ini dan itu, bapak-bapak dewanlah yang memaham itu. Untuk itu pak, guna menghindari konflik agraria yang kapan-kapan saja bisa terjadi, kami sangat berharap bapak-bapak dewan bersama masyarakat menolak kehdiran PT RRL di Bengkalis dan Bantan,'' ungkap Eko. Rabu (18/11/2015). 

Senada dengan pernyataan tersebut, perwakilan dari desa lainnya, Muis, Siari dan Iskandar juga ikut bersuara. Intinya, mereka berharap DPRD bersama-sama rakyat menolak kesewenang-wenangan PT RRL di Pulau Bengkalis. 

Menanggapi apa yang disampaikan masyarakat, ketua Komisi II DPRD Bengkalis, Syahrial mengatakan, pada prinsipnya Komisi II sudah mengambil satu keputusan, yakni menolak kehadiran PT RRL di Bengkalis. 

Banyak alasan yang disampaikan oleh politisi Partai Golkar Bengkalis ini, diantaranya tentang regulasi SE Mentri LHK, tentang revitalisasi lahan gambut.

Anggota dewan asal Rupat ini bahkan mendukung agar pimpinan DPRD segera membentuk Panita Kerja (Panja) terkait persoalan HTI PT RRL ini. 
Ungkapan senada juga disampaikan Irmi Syakip Arsalan. Politisi PKB ini mengatakan, banyak regulasi yang tidak bisa diabaikan PT RRL. 

''Sebetulnya, persoalan HTI PT RRL sudah kami bahas di internal kami. Kami sudah petakan tahapan dan jalan penyelesaian. Insyallah, kami komitmen bersama masyarakat untuk terus bersama-sama memperjuagkan hak-hak masyarakat,'' sebut Ikip. 

Wakil Ketua DPRD, Indra Gunawan sepakat DPRD membentuk Pansus atau Panja tentang HTI PT RRL di pulau Bengkalis. Eet mengaku dirinya akan berangkat ke Jakarta menemui Mentri LHK, Siti Nurbaya membahas persoalan HTI PT RRL tersebut. 

''Ini marwah kami pak, harga diri DPRD. Percayalah kami tidak akan diam, kami siap berada di barisan terdepan guna membela hak-hak masyarakat,'' sebut pria yang akrab disapa Eet ini. (Hws)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!