Sulitnya Lokasi Pembunuhan Siswi MTs di Jasinga

Bogor ~ Siswi MTs, warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakpus, dibunuh setelah diperkosa di hutan jati Tenjo, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pelaku tak lain adalah paman korban, Anwar alias Rizal (24).

  Berdasarkan pengakuan tersangka, pembunuhan dilakukan pada Kamis 22 Oktober malam lalu. Sebelumnya, korban dibawa naik motor oleh tersangka dari Rusun Benhil, Tanah Abang, Jakpus, seusai korban pulang sekolah.

  Tim kepolisian dari Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Selasa (24/11) kemarin pergi ke Jasinga untuk pra rekonstruksi. Rute yang kami lewati dari Jakarta ke Jasinga melalui Curug, Tangerang lalu ke Jl Parung Panjang, Bogor lalu ke Jasinga.

  Perjalanan menggunakan mobil sampai ke Pos Perhutani, Jasinga, Kabupaten Bogor memakan waktu sekitar 3 jam lebih. Sementara dari Pos Perhutani Jasinga ke TKP memakan waktu sekitar 2 jam dengan jarak sekitar 6 Km.

  Tim memarkirkan mobil yang juga membawa tersangka, di Pos Perhutani. Sementara tim ke TKP harus menggunakan motor trail karena medannya cukup berat dan akan memakan waktu lebih lama jika menggunakan mobil.

  Ada dua tim yang ke TKP, satu tim mengawal tersangka menggunakan mobil dengan rute yang lebih jauh. Tim lainnya yang dipimpin Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, Kasubdit Resmob AKBP Eko Hadi Santoso serta Kanit IV Kompol Teuku Arsya Khadafi dan Kanit V Kompol Handik Zusen memotong rute lebih pendek dengan menggunakan motor trail. Ada sekitar 20 motor trail yang digunakan anggota.

  Rute yang ditempuh oleh tim yang menggunakan motor trail memang lebih cepat. Namun, rute ini cukup sulit karena medannya terjal dan berbukit.

  Sebelum memasuki area hutan, di situ banyak pemukiman warga. Pada malam hari, jalanan ke lokasi sangat gelap karena tidak ada penerangan di pinggir jalan setapak.

  Butuh perjuangan keras dari tim kepolisian untuk bisa mencapai lokasi, karena medan yang sangat berat. Jalanan dari Pos Perhutani ke dalam area, berbatu dan berlumpur. Beberapa motor trail yang dinaiki anggota mengalami selip karena tanah berlumpur, apalagi sore itu hujan cukup deras membasahi tanah hingga berlumpur.

  Setelah sekitar 2 jam perjalanan menggunakan motor trail, tim tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 WIB. Sementara tim yang membawa tersangka dan sejumlah jurnalis lainnya, baru tiba di lokasi setengah jam berikutnya.

  "Gila jauhnya. Niat sekali tersangka ini mau memperkosa korban dari Jakarta sampai sini," cetus Krishna yang memimpin pra rekonstruksi, Selasa (24/11/2015) kemarin.

  Udara di area hutan cukup dingin, apalagi pada malam hari. Dan bisa dibayangkan begitu gelap dan sepinya lokasi tersebut pada malam korban dieksekusi tersangka. Teriakan korban pun tidak akan ada yang mendengar karena jauh ke mana-mana.

  "Warga sini jarang ada yang lewat sini, paling ya yang berkebun saja yang ke sini," ujar Nanang, warga setempat. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!