Tidak di Urus, Limbah Pasar Modren keluarkan Bau busuk yang Menyengat

Rokan Hulu : RIAUNET.COM ~ Angota komisi 4 DPRD Rohul, mukhsin dan winarto melihat sejumlah pedagang ayam di pasar modern pasir pengaraian, terlihat pembuangan sisa-sisa pembantaian ayam seperti bulu, usus, dan kotoran ayam disembarang tempat.

  Limbah ini disaksikan langsung kedua anggota DPRD itu secara tidak sengaja, ketika saat berkeliling pasar modern mendampingi kegiatan blusukan cawabup Rohul sukiman,minggu (15/11/2015) .

  Melihat perlakukan para pedagang itu dari kejauhan, mukhsin dan winarto dengan penasaran langsung berjalan lurus kebelakang pasar , di depan rumah potong. sampai disitu, tercium aroma bau busuk. keduanya lalu mengecek kebelakang rumah potong, dan didapati pemandangan yang tidak pantas. tumpukan bulu-bulu ayam bercampur kotoran ayam di dalam genangan limbah cair.

  “setiap orang yang lewat disini slalu bilang baunya sangat busuk. buat perut kita mual. “ kata ridho, salah seorang pedagang ayam yang mengisi kios rumah potong hewan no 10 tersebut. Selain bau busuk, limbah cair ini juga memproduksi ulat-ulat kecil.

  “sebagai pedagang, kami sebenarnya risih dengan kondisi limbah ini. selain bau busuknya, ulat-ulat yang keluar dari limbah itu mengganggu ayam-ayam kami yang masih dikandang.

  Ya... untukmengantisipasi ulatnya lengket ditubuh ayam yang masih hidup, terpaksalah kami menyiramkan minyak tanah ke lantai.” kata ridho sambil menunjuk kearah lantai papan yang berada tepat diatas parit pembuangan limbah.

  pembuangan limbah sembarang, tidak hanya menimbulkan bau busuk, tapi juga akan menjadi sumber munculnya berbagai penyakit.

  Salah satunya, tempat ini akan menjadi habitat bersarangnya nyamuk demam berdarah. untuk itu, anggota dprd rokan hulu, mukhsin dan winarto, melalui komisi 4 DPRD Rokan hulu, akan memanggil dan menghearing pihak pengurus pasar modern pasir pengaraian, dan juga instansi terkait seperti badan lingkungan hidup.

  "Mendengar bahwa masyarakat ada keluhan, sudah hampir satu tahun semenjak pasar modren ini di pakai. limbah nya tidak terurus dengan baik.

  Melihat ini timbul satu pertanyaan apakah pasar ini doprasikan sudah disertai dengan ijin lingkungan nya . sepertinya kalau ijin lingkungan nya dikeluarkan, pasti ada unit pengolah limbah nya, sementara limbahnya saja tidak terurus , dibuang sembarangan.” kata mukhsin

  “Limbahnya ini sangat menggangu kesehatan. dampak limbah ini kalau tidak ditindak lanjuti akan timbul penyakit baru dan akan sangat berbahaya bagi lingkungan disekitar pasar modren".  dan ini akan kita tindak lanjuti dengan memanggil direktur prusda yang mengelola pasar modern, dan seligus BLH ( badan lingkungan hidup) rokan hulu". tutup winarto. (Na)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!