Aktivitas usaha Kayu Bakau yang Dijadikan Arang Semangkin Menjamur

Bengkalis : RIAUNET.COM ~ Bisnis kayu hutan bakau (mangrove) untuk diolah menjadi arang, sepertinya bebas beroperasi di kabupaten bengkalis.

Arang kayu bakau ini dibeli dari pengelola panglong di kawasan kecamatan bantan, Meski melakoni kegiatan yang diduga ilegal, aparat penegak hukum maupun Dinas kehutanan terkesan diam, sehingga investasi gelap para cukong arang ini berjalan mulus dan bebas hambatan. 

"Biasanya mobil arang kerap beroperasi pada waktu magrib, dan arang tersebut di masukkan ke karung goni. Jadi Kalau aparat serius memeriksa dokumennya, tinggal tunggu saja di jln tandun," kata warga Desa wonosari, yang enggan ditulis namanya kamis (17/12/2015). 

Ia juga mengatakan, armada pengangkut kayu arang itu bermuatan berkisar enam hingga sepuluh karung, dan ada juga yang menggunakan mobil L300 yang bermuatan sampai 2,5 ton. 

Dalam satu hari saja , ada empat atau lima armada pengangkut arang yang melintas di jalan utama ini tanpa ada pemeriksaan, baik oleh petugas dari Dinas Kehutanan maupun pihak kepolisian," jelasnya 

Hasil pantauan, dapur arang ini beroperasi di kecamatan Bantan kabupaten bengkalis ,kuat dugaan ini tak memiliki izin. Dan kini transaksi jual beli kayu semakin menjamur.  

"Sampai saat ini ,Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan kabupaten bengkalis belum bisa di temui oleh wartawan. (Hws)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!