IPNU Selesaikan Kisruh Lewat Shalawatan

PEKANBARU : RIAUNET.COM ~ Kongres Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke XVIII yang dilaksanakan di Boyolali, Jawa Tengah sampai saat ini masih berlangsung. Dinamika-dinamika yang terjadi membuat kongres ini sedikit molor dari waktu yang ditentukan yaitu 4-8 desember 2015.

Hal ini seperti dikatakan salah satu delegasi IPNU Riau Wira Panca Surya, saat dihubungi lewat telepon selulernya (8/12/2015). "Biasalah Kongres penuh dengan dinamika atau Kisruh antar peserta. Tapi alhamdulillah kita (peserta) masih bisa berfikir jernihlah menghadapi dinamika yang terjadi".

Kemarin ada sedikit perdebatan masalah batasan maksimal usia calon ketua umum. Sampai deadlock juga sih, tapi setelah perwakilan PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) datang semua langsung clear. Kata Gubernur BEM Fisipol UIR ini.

Ketika ditanya cara menyelesaikan dinamika yang terjadi, wira mengatakan "kita kan organisasi dibawah naungan Nahdlatul Ulama, jadi kita gunakan saja Shalawat Nabi (Muhammad SAW) untuk menyikapi kisruh yang terjadi. Ini bentuk keyakinan kita bahwa Nabi dan Islam adalah pembawa persatuan dan kedamaian".

Intinya kita tetap berusaha agar kongres berjalan mulus dan tentunya kita ingin rekomendasi kita terakomodir. Seperti rencana membawa Rakernas (rapat kerja nasional) ke Riau alhamdulillah sudah tembus. Tinggal lagi kita mengusahakan calon ketum yang kita usung nanti bisa menang. Kami minta doanya. Tutupnya. (SoriRed)


About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!