Jokowi: kebanyakan Bentuk Tim ,Hanya Menghamburkan Uang

Jakarta~Tak hanya Kementerian/Lembaga Negara saja, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengingatkan agar Pemerintah Daerah (Pemda), membelanjakan anggarannya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 dengan benar dan mengurangi kegiatan yang tidak penting.

  Jokowi mencontohkan, salah satu kegiatan yang tak penting dan tak ada dampaknya bagi rakyat, adalah pembentukan tim kerja yang kecenderungan terjadi di Pemda.

  "Jangan sampai kita bentuk tim sampai ratusan ribu. Sekarang sudah ada tunjangan kinerja. Ini tiap kegiatan dibentuk tim yang menurut saya ini menghamburkan uang, dan tidak jelas mau arahnya," kata Jokowi, saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2016,di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2015).

  Dari APBN 2016 yang bernilai RP 2.095,7 triliun, sebanyak 36,7% atau Rp 770,2 triliun di transfer ke daerah dan dana desa.

  "Dengan besarnya dana APBN yang dikelola oleh daerah, saya minta kepala daerah bisa sungguh-sungguh memastikan pelaksanaan kegiatan bisa dimulai sejak awal tahun, supaya perekonomian di daerah bisa bergerak lebih cepat," jelas Jokowi.

  Ia menjelaskan, besarnya anggaran tersebut, bisa digunakan untuk program dan kegiatan yang tepat. Di samping itu pelaksanaannya harus dimulai pada awal tahun.

  "Tingkatkan kualitas belanja daerah dengan jaga transparansi, akuntabilitas, dan pastikan anggaran dimanfaatkan untuk program nilai tambah. Berikan porsi yang lebih besar untuk anggaran produkitif. Ini jelas dan pasti bermanfaat. Lakukan efisiensi terhadap belanja operasional," tutup Jokowi.(dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!