Berita Terkini

Koalisi KARPB Datangi Kantor Panwas Pelalawan

Selasa, Desember 15, 2015
Loading...
Pelalawan : RIAUNET.COM ~ Koalisi yang tergabung dalam Amanah Rakyat Pelalawan Bersatu (KARPB), mendatangi Kantor Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Pelalawan yang berlokasi di Jalan Akasia Pangkalan Kerinci, Senin (14/12/2015) siang kemarin. 

Kedatangan KARPB ke Kantor Panwas Pelalawan ini menyampaikan tiga poin yang berisikan: 

1. Memberikan dukungan moril agar Panwas tetap bekerja secara profesional dan  proporsional tanpa ada tekanan oleh pihak manapun.

2. Menyampaikan nota keberatan terhadap kinerja Panwas tentang panggilan undangan klarifikasi oleh Panwas Kabupaten Pelalawan terhadap masyarakat Kecamatan Kerumutan dan Pangkalan Kuras dimana surat dititipkan kepada tim paslon nomor urut 2.

3. Menyampaikan Laporan dan pengaduan baru. 

"Kita tadi sudah berbincang secara tertutup dengan Panwas Pelalawan, dimana KARPB memberikan dukungan supaya Panwas lebih profesional dalam kinerjanya. Selain itu, keberatan pengaduan itu, dimana surat panggilan dititip ke Tim nomor urut 2 dan Panwas sudah mengakui kesalahan dan kekeliruannya dan terakhir membuat pengaduan baru," kata Tengku Zulmizan F Assagaff didampingi Sekretaris Golkar Pelalawan Marhadi dan anggota Tarmizi SE kepada wartawan usai pertemuan. 

Adapun poin pengaduan baru, menurut Zulmizan, diantaranya laporan masyarakat tentang kampanye dengan modus siaran tunda debat publik di TV kabel. 

Laporan masyarakat berupa sebaran brosur berisi himbauan masyarakat EKO 1 agar memberi dukungan ke paslon 2, Laporan masyarakat adanya politik uang/money politik di Pangkalan Kerinci, serta laporan masyarakat pemasangan tiang listrik oleh Tim Paslon 2 pada masa tenang didesa Mekar Jaya SP 5. 

"Pelapor dan saksi sudah ada dan akan melakukan pelaporan. Hingga saat ini sudah 7 laporan pengaduan kita ke Panwas. Kita minta juga tadi ke Panwas agar semua Laporan ditindak lanjuti. Begitu juga kita juga mau tau sejauh mana tindak lanjut laporan Tim nomor urut 2 terhadap kita. Jadi intinya semua terbuka," tutupnya. (Bpc)