Pemuda Rohul Siap Jadi Promotor Gerakan Antisipasi Karhutla

RokanHulu:RIAUNET.COM~169 orang pemuda Rokan Hulu yang mengikuti pekan wicara ,yang mengangkat tema antisipasi karhutla, kemarin mengaku siap menjalankan tugasnya sebagai pemuda yang bertanggung jawab untuk negeri ini.

Salah seorang diantaranya, acheng warga tanjung belit. saat ini acheng dan kawan-kawan telah menyusun strategi untuk mengajak masyarakat agar tidak membakar lahan dan hutan. 
  
  Salah satu yang menjadi sorotan penting dalam kegiatan pekan wicara pemuda yang ditaja dinas pendidikan pemuda olah raga dan kebudayaan provinsi riau di rokan hulu kemarin, adalah peran pemuda dalam mengantisipasi narkoba dan karhutla. 

Untuk mengantisipasi penyebaran pemakaian narkoba, pemuda dituntut aktif melaksanakan berbagai kegaitan kepemudaan, seperti kegiatan olah raga dan lain sebagainya. 

"Sedangkan untuk antisipasi kebakaran lahan dan hutan, para pemuda Rokan Hulu dituntut untuk menjadi promotor penggerak issu bahaya dan dampak buruk membakar lahan dan hutan, serta mensosialisasikannya kepada masyarakat. 

Pemuda juga diminta menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mencegah tindakan pembakaraan lahan dan hutan.

Menjawab tuntutan disdikpora Riau tersebut, salah seorang dari 169 peserta temu wicara tersebut, Aceng, yang merupakan pemuda asal desa tanjung belit kecamatan rambah mengaku ,usai penataran ini, kamis (24/12/2015) dirinya dan lima orang kawannya yang lain, akan mensosialsiasikan ulang ilmu yang didapatnya dalam pertemuan pekan wicara ini ,"kata acheng.

"Menurut aceng, pengetahuan tentang narkoba dan dampak karhutla ini sangat penting diketahui oleh masyarakat ,"imbuhnya.  
  
  Dalam pertemuan tersebut, disampaikan hutan diindonesia mencapai 120,35 juta hektare, terdiri dari hutan tropis yang terbesar didunia, sehingga indonesia menjadi paru-paru dunia.

Sedangkan hutan diriau, 51 persen dari wilayah riau, adalah gambut, yang apabila kemarau datang, akan mudah kering dan terbakar.

"Untuk mengantisipasi kebarakaran, masyarakat dianjurkan membuka lahan dengan cara tidak membakar, atau menggarap lahan dengan alat berat. dengan jalan ini, masyarakat terhindar dari ancaman pidana 15 tahun penjara dan denda sebesar 5 milyar rupiah sesuai uu nomor 41 tahun 1999 tentang larangan membakar hutan, sehingga flora dan fauna di indonesia juga bisa terlestarikan. (Na)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!