Diduga Pabrik Kelapa Sawit PT LIL Cemari Aliran Anak Sungai Tapung

RokanHulu:Riaunet.com~Belum lama beroperasi, Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Milik PT Langgak Inti Lestari (LIL) di Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu diduga telah membuang limbah cair yang menyebabkan kerusakan bagi lingkungan yakni anak Sungai Tapung di wilayah tersebut. 

Pantauan di lapangan, diduga limbah tersebut dari PKS milik PT LIL yang berada di Hulu aliran anak Sungai Tapung, dampaknya ikan pada mati hingga ke hilir anak sungai.

Selain itu juga perusahaan ini belum pernah menyalurkan dana CSRnya kepada masyarakat sekitarnya.

Ninik Mamak Desa Koto Tandun, Sawir Datuk Manggung kepada wartawan senin (15/2/2015) mengatakan, sejak Minggu pagi kemarin masyarakat setempat banyak menemukan ikan mati di aliran hilir anak sungai Tapung. Sementara, penyebab kematian ikan tersebut diduga karena limbah yang dibuang PT LIL yang beroperasi di Hulu anak sungai Tapung. 

“Dugaan ini, karna hanyaperusahaan PT LIL yang ada didaerah ini dan belum lama beroperasi, kami menduga mereka melepaskan limbahnya ke sungai yang membuat ikan banyak yang mati,” kata Sawir. 

Ia menjelaskan, bahwa sebelum perusahaan tersebut berdiri di Desa Koto Tandun belum pernah terjadi ikan mati di anak sungai Tapung tersebut. 

Sebelumnya ia mengaku sudah pernah memperigati managemen perusahaan agar memperhatikan limbahnya, akan tetapi pihak perusahaan terkesan tidak mengindahkan peringatan tersebut.

“Beginilah akibat mereka (pihak PT LIL, red) tidak mengindahkan peringatan yang kami sampaikan,” jelas Sawir. 

Ia menambahkan, masyarakat di sekitar perusaahan inipun belum ada yang merasakan bantuan atau penyaluran Dana CSR dariperusahaan,
padahal menurutnya, setiap perusahaan wajib menyalurkan dana bagi hasil kepada masyarakat sekitar perusahaan. 

Kejadian ini nanti pencemaran lingkungan ini nanti akan kita bawa ke Dinas terkait dan DPRD Rohul untuk minta ditindak lanjuti. 

“Kami akan bawa masalah ini ke dinas terkait, DPRD Rohul dan kepolisian agar mereka tidak semena-mena dengan limbahnya,” ujarnya. 

Sementara Camat Tandun, Tengku Afrizal mengatakan , kita telah mengambil sampel limbahnya untuk selanjutnya dibawa ke Badan Lingkngan Hidup (BLH) Rohul untuk dilakukan pengujian. 

Selanjutnya, kita juga akan mengadakan pertemuan dengan pihak perusahaan untuk menindaklanjuti masalah tersebut. 

“Kami akan mengundang ninik mamak, kepala desa juga pihak PT LIL untuk menindaklanjuti masalah limbah tersebut,” kata Afrizal.

Ia meminta kepada Perusahaan agar memberikan penjelasan kepada pemerintah setempat penyebab tumpahnya limbah ke anak sungai Tapung. 

Karena, menurutnya permasalahan antara perusahaan dan masyarakat dapat cepat di selesaika diselesaikan ,"imbuhnya.

Managemet PT LIL, Tarigan ketika dikonfirmasi mengaku, limbah yang meyebabkan matinya ikan di anak Sungai Tapung tersebut hanya kesalahan teknis tanpa ada unsur kesengajaan. 

“Mungkin ini disebabkan solid yang ada dipinggir pagar menumpuk, akibat derasya curah hujan, solid pun terbawa ke anak sungai Tapung tersebut,” tandasnya (Fah).

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!