FMPDLS Minta Agar Kejari Pasir Pangaraian Tuntaskan Kasus Pungutan Sertifikat Prona

RokanHulu:Riaunet.com~Forum Masyarakat Peduli Desa Lubuk Soting Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sudah melaporkan dugaan pungutan bagi penerima sertifikat Prona di Desa Lubuk Soting Kecamatan Tambusai Kabupaten Rohul. Dan meminta pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasir Pangaraian supaya segera menindak lanjuti laporan mereka tersebut karena sertifikat prona itu hak msyarakat miskin. 

Aktifis Badan Investigasi Nasional (BIN) Rohul Risto Harahap dan Koordinator FMPDLS Rohul, Hengki Irawan, kini ada beberapa persoalan di Desa Lubuk Soting baik yang menyangkut sertifikat Prona, pengadaan jaringan listrik, penggunaan dana Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) APBN tahun 2015 lalu. 

"Jelasnya, kami berharap agar Kejari Pasir Pangaraian, Syafiruddin, SH, MH, bisa bekerja sama dengan baik, karena laporan masyarakat sudah lebih satu tahun di kantor bapak, termasuk sertipikat Prona, kami menilai kinerjanya sangat lamban atau mungkin Kejari Pasir Pangaraian, sudah main mata terkait kasus tersebut," sebut Risto Harahap Jumat (5/2/2016).

Selama ini ,Lanjut Risto ,kepercayaan masyarakat kepada Jaksa di Pasir Pangaraian sudah berkurang, kali ini coba buktikan apa kejari bisa menjerat Kades Lubuk Soting, (Maraposo Siregar) dengan meminta biaya pengurusan sertifikat tanah yang harus dibayar warga hingga Rp4,5 juta. 

Biaya pengurusan sertifikat tanah seharusnya gratis melalui program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohul, sesuai program Pemerintah Pusat. Namun fakta di lapangan, tidak sedikit warga Rohul masih mengeluhkan biaya yang dikeluarkan,"kata Risto. 

"Sejumlah 42 Warga di Lubuk Soting mengurus sertifikat tanah Prona melalui Pemerintahan Desa. Namun mengakui biaya pengurusan sertifikat tanah melalui program Prona di desanya mahal. Warga harus membayar biaya antara Rp 3 juta hingga Rp 4,5 juta,"ujarnya.

Tokoh Masyarakat Desa Lubuk Soting, Hengki Irawan, persoalan Prona sudah dilaporkan ke Kantor BPN Rohul dengan surat Nomor:01/FMPD-LB/1/2016 terkait pungutan penerbitan sertfikat Prona Desa Lubuk Soting ,yang telah diterima oleh Pembantu Subbag TU BPN Rohul Afri Suwandi. 

"Kita juga sudah melaporkan ini melalui Forum Masyarakat Peduli Desa Lubuk Soting (FMPDLS), ke Kajari Pasir Pangaraian, pada Tanggal 20 Januari 2016 lalu, dan langsung diterima salah satu stafnya Maisyarah," jelas Hengki.

Hengki berharap ,agar Bupati Rohul dan Camat Tambusai mau menegur dan memanggil Kades Lubuk Soting tersebut. 

"Kami sangat kecewa dengan pelayan di desa kami, sepertinya mereka tak peduli dengan kebutuhan masyarakatnya," tutupnya. (Fah)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!