Ini Ungkapan Hati Jessica Selama di Tahanan

Jakarta~Jessica Kumala Wongso, tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin mengajukan syarat khusus ketika dijebloskan ke dalam penjara. Ia juga menumpahkan isi hatinya.

  Sejak mulai di tahan, ini kompromi dengan tim penyidik Subdit Jatanras Polda Metro Jaya agar ditempatkan di sel tersendiri. Permintaan inipun dikabulkan oleh tim penyidik dengan pertimbangan agar jessica konsentrasi pada kasusnya dan tidak dibully oleh tahanan lainnya.

  Kemudian jessica menempati kamar tahanan di Blok A dengan ukuran 2x3 meter. Kamar sel tahanan yang jauh berbeda 180 derajat dengan kamar pribadinya di rumahnya, tentu membuatnya tidak nyaman.

  "Dia sangat sedih, kenapa nasibnya bisa seperti itu. Siapa juga yang betah di tahanan, enggak ada toh. Ruangannya pengap, nggak ada udara, "ujar Yudi Wibowo Sukinto, pengacara Jessica.

  Dia (jesssica) juga enggan menyantap jatah makanan tahanan yang disediakan oleh pihak Rutan Polda Metro Jaya. Menu makanan sederhana berupa sayur bening, tahu atau tempe, dan sedikit nasi itu tidak menambah selera makan Jessica.

  Jessica meminta kepada penyidik agar keluarganya bisa mengirim makanan kesukaannya. Orang tua dan kuasa hukum Jessica silih berganti mengirim makanan untuk Jessica mulai dari rendang, donat, hingga buah segar.

   Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Musyafak mengatakan, seorang tahanan memang dapat mengkonsumsi makanan dari luar. Tahanan bisa memesan makanan lewat penyidik yang nantinya akan diinformasikan ke pihak keluarga atau pengacara.

  Menurutnya, kondisi kesehatan Jessica setelah 6 hari ditahan secara umum baik. Berat badan Jessica mengalami kenaikan 0,4 Kg dari sebelumnya 56 Kg menjadi 56,4 Kg. Kondisi ini normal untuk seseorang yang tidak pernah mengalami hidup di dalam sel penjara.

  Selain soal makanan, Jessica mengadu mengalami intimidasi di tahanan agar mengakui telah meracuni Mirna.

  "Jessica disuruh ngaku. Malam-malam didatangi, diintimidasi, 'pokoknya kalau kamu enggak ngaku kamu hukumannya sekian sekian sekian', ditunjuki gambar-gambar," kata Yudi.

  Pengakuan Jessica dibantah oleh Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti. Menurut dia, Jessica diperlakukan baik dan di-interview sesuai fakta-fakta.

  "Tidak modelan kami terutama saya pribadi melakukan itu. Saya meng-interview berbicara sesuai fakta, beda dengan supaya mengaku," tegas Krishna. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!