Kapolsek Bungaraya Bersama Masyarakat Bangun Kanal Blocking

SIAK:Riaunet.com~Kapolsek Bungaraya AKP Syafnil Tanjung beserta jajarannya dan penghulu kampung Dosan Firdaus serta warga kampung dosan kecamatan pusako kabupaten Siak turun langsung kelapangan bangun kanal blocking di kampung dosan, kamis (18/2/2016).

Dalam keterangannya, Kapolsek Bungaraya AKP Syafnil Tanjung mengatakan, tingkat kesadaran masyarakat di wilayah Kecamatan Pusako ini sangat tinggi ,ini semua untuk mencegah agar kejadian Karhutla pada tahun 2015 tidak terulang kembali. 

Telah banyak kerugian yang ditimbulkan, bukan hanya kerugian materil tapi juga bahaya asap yang berdampak pada kesehatan, Untuk itu warga dan aparat kampung dosan secara sukarela bersama-sama bergotong royong untuk membangun kanal blocking dan embung bersama Personil Polsek bungaraya," kata AKP Syafni Tanjung.

Lanjut Kapolsek ,tujuan kami bukan untuk menakuti atau membuat sibuk warga, tapi kita memang harus mencegah masalah karhutla ini, agar kedepannya kita tidak berurusan dengan hukum. Kegiatan ini merupakan upaya awal dalam rangka mencegah serta mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang setiap tahun terjadi disaat kemarau tiba.

“Meskipun cuaca saat ini musim penghujan ,hendaknya kita jangan lalai akan kejadian karhutla yang berdampak kabut asap dan sangat mengganggu kesehatan maupun perekonomian masyarakat .Karhutla sudah menjadi isu nasional. Bahkan karhutla membuat Presiden RI bersama Menteri Kehutanan didampingi Gubernur Riau pernah melakukan kunjungan khusus untuk meninjau daerah kita yang terkena karhutla,” jelas Syafni Tanjung.

Ia menjelaskan, Presiden bukan mengancam, tapi mengingatkan pejabat Polri agar turun langsung menanggulangi karhutla, maka Kapolda Riau atas Perintah Kapolri langsung mengeluarkan 2 program utama yaitu pembuatan blocking kanal serta embung.

“Kepolisian tidak main-main dengan hal ini, dan akan bertindak tegas kepada siapapun yang memicu terjadinya Karhutla ,"tegas kapolsek.

Ia berharap kepada masyarakat dan penghulu kampung dosan untuk saling bergotong-royong untuk mengatasi dan pencegahan terjadinya kebakaran di wilayah yang kita cintai ini. 

"Dan marilah kita bertindak untuk pencegahan karhutla dan jangan terlibat didalamnya. Selain itu juga saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat kampung dosan yang ikut berpartisipasi dalam pembuatan blocking kanal," ujarnya.

Hal senada disampaikan penghulu kampung dosan Firdaus, untuk menjaga debit air dan ketersediaan air yang ada, Maka masyarakat Gotong Royong Penanggulangan (MGRP) Karhutla Kampung dosan Bersama-sama dengan pihak Kepolisian Sektor Bungaraya membuat bloking kanal dan embung  dengan cara bergotong royong.

"Hal ini tak boleh dianggap sepele, karna di tahun sebelumnya kita sudah cukup merasakan dengan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut, sehingga banyak yang sakit akibat kebakaran hutan dan lahan.

"Saya berharap kepada masyarakat agar jangan sekali-kali membuka lahan secara dibakar, bisa -bisa nanti akan berurusan dengan pihak penegak hukum. Untuk itu mari kita bersama- sama melawan karhutla. Agar kita terhindar dari kebakaran hutan dan lahan. Dan berharap kepada masyarakat agar bisa menjaga blocking kanal untuk tersedianya debit air," tutupnya. (ra)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!