Salah Satu Desa Di Kabupaten Rohul Didatangi Pihak Kejaksaan Terkait ADD Tahun 2015

RokanHulu:Riaunet.com~Kejaksaan Negeri (Kejari), Pasir Pangaraian kabupaten Rokan Hulu, dikabarkan sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan penyelewengan Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD),  Tahun Anggaran 2015.  

Khabar ini sesuai dari pengakuan salah satu Kades yang tidak mau disebut namanya ke media ini.

Dia membenarkan belum lama ini yang ada pihak dari Kejari Rohul mendatangi kantornya dalam rangka mempertanyakan besaran dana kegiatan Bimtek para aparat Desanya ke Yogjakarta dan Bali belum lama ini.

"Memang benar kita ada didatangi pihak kejari Pasirpengaraian terkait anggaran Bimtek ke Yogyakarta dan Bali tersebut, namun tujuan mempertanyakan itu saya tidak tahu," katanya kepada wartawan.

Saat di tanya besarannya, Jawabnya sekitar kurang lebih Rp 38 juta, sedangkan yang berangkat dari desanya ada dua orang selama 8 hari, namun dirinya tidak ikut dalam kegiatan itu ,"ungkapnya. 

Sumber lain yang berhasil dikumpulkan oleh media ini terungkap, anggaran tersebut dibagi dalam dua item yakni Bimtek ke Yogyakarta sebesar Rp 31 juta, per desa sedangkan untuk Bimtek ke Batam nilai Rp 7, 2 juta, perdesa, namun informasi yang berkembang, kalau dana ini disetorkan dulu ke pihak BPMPD Rohul.

Kajari Pasir Pangaraian, Syafiruddin, melalui Kasi Pidsus Niko Fernando Selasa (9/2/2016), membenarkan kalau itu sudah dilidik dan mengakui kalau sudah turun ke Desa ,itu salah satunya Desa Koto Tinggi. 

"Itu masih lidik, tapi perkara korupsi tidak mudah, sebab Barang Bukti (BB) itu ada sama mereka," jelas Niko Fernando di dampingi Kasi Intel Deddy Heriato. (Fah)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!