Warga Kampung Teluk Lanus Keluhkan Alat Transportasi

SIAK:Riaunet.com~berkembangnya ekonomi masyarakat di kampung (Desa) tidak terlepas dari infarstruktur dan transportasi. Seperti yang terlihat di kampung teluk lanus, kecamatan sungai apit, kabupaten siak-Riau. kempang(kapal) adalah alat tranfortasi air menuju ibukota kecamatan sungai apit. Keberadaan kempang/kapal ini yang sangat di butuhkan oleh masyarakat kampung teluk lanus. 

Seorang warga setempat yang juga ketua Bapekam kampung teluk lanus ,Harianto mengatakan, teluk lanus merupakan kampung yang terpencil di ujung kecamatan sungai apit dan berbatasan lansung dengan kabupaten pelalawan dan kabupaten meranti.

"Kampung Teluk Lanus yang berada di Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, terbilang salah satu pemukiman penduduk yang terisolasi di tepian Selat," kata Harianto, Rabu (24/2/2016).

Lanjut herianto, oleh sebab itu masyarakat kampung teluk lanus adalah petani, yang mana masyarakatnya masih kesulitan untuk menjual hasil pertaniannya, karna tranpotasi darat belum sampai ke kampung teluk lanus.

"Masyarakat kampung teluk lanus sangat mendambahkan alat tranfortasi air. Memang dulunya ada alat tranfortasi laut dari pemkab siak, tetapi sekarang masa kontraknya sudah habis. Maka dari itu masyarakat teluk lanus kesulitan untuk menjual hasil taninya,"jelas harianto. 

Ia berharap kepada pemkab siak melalui dinas terkait, agar bisa mengoperasikan kembali alat tranfortasi airnya, agar masyarakat bisa memenuhi keperluannya diluar, dan para petani pun bisa menjual hasil pertaniannya ditempat lain ," Harapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh penghulu kampung teluk lanus, Irwansyah Rony, masyarakat disini mayoritas adalah petani. Dan ketika para petani tersebut ingin menjual hasil keluar, Para petani kesulitan dengan alat tranfortasi. Karna tidak ada, walau pun ada ongkosnya cukup mahal. Dan begitu juga dengan masyarakat yang apabila ingin mengurus dokumen di kecamatan maupun kabupaten kesulitan.

Memeng dulu pemerintah kabupaten siak menyediakan alat tranfortasi laut, tapi sekarang masa kontrak alat tranfortasi laut sudah habis. Makanya masyarakat dan para petani kesulitan pergi keluar, sementara trafortasi darat belum sampai di kampung teluk lanus,"kata irwansyah.

"Kita berharap kepada pemkab siak agar menyediakan alat tranfortasi laut untuk keperluan masyarakatnya. Apabila ketersediaan alat tranfortasi laut sudah ada , pasti ekonomi masyarakatnya akan meningkat," ujarnya (ra)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!