13 Orang Tewas Saat Heli TNI AD Jatuh Di Poso

Jakarta~Pesawat Helikopter TNI AD jenis Bell 412 EP dengan nomor HA 5171 jatuh di Poso Sulawesi Tengah pada Minggu (20/3). Diduga sebanyak 13 penumpang dalam heli tersebut tewas. 

"Diduga Penyebab kecelakaan adalah faktor cuaca, karena sekitar 10 menit lagi akan mendarat di stadion di Poso cuaca hujan," ujar Kapuspen TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman dalam jumpa pers nya, Minggu (20/4/2016) malam. 

Ini Kronologi jatuhnya heli tersebut: Pukul 17.20 WITA Helikopter berpenumpang 13 orang itu terbang dari Desa Napu menuju Poso. Ikut serta dalam heli itu Danrem 132/Todulaku Kolonel Inf Saiful Anwar. Mereka sedang melaksanakan tugas operasi perbantuan kepada Polri di Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso.

Maksud operasi ini adalah Operasi Tinombala guna memburu kelompok teroris pimpinan Santoso. Operasi dimulai sejak Januari 2016 dan seharusnya berakhir 9 Maret 2016. Namun Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memperpanjang waktu operasi tersebut selama dua bulan. 

Sektiar 35 menit di udara, helikopter menghadapi cuaca buruk hujan dan jatuh di atas perkebunan milik warga di Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso. Dan Heli terbakar di antara pepohonan.

Bersama masyarakat dan pihak TNI dan polisi langsung bergegas ke lokasi melakukan evakuasi terhadap korban. Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti turut memimpin langsung pencarian dan evakuasi terhadap korban. Ada 7 penumpang dan 6 kru dalam helikopter itu. 

Ini ke 13 korban tersebut:

1. Kolonel Inf Saiful Anwar (Danrem 132/Todulaku)
2. Kolonel Heri (BAIS)
3. Kolonel Inf Ontang RP (Satgas Intel Imbangan)
4. Letkol Cpm Tedy (Dandenpom)
5. Mayor Inf Faqih (Kapenrem)
6. dr Kapt Yanto
7. Prada Kiki (Ajudan Danrem)
8. Kapten Cpn Agung
9. Lettu Cpn Wiradi
10. Letda Cpn Tito
11. Serda Karmin
12. Sertu Bagus
13. Pratu Bangkit 

Tatang menjelaskan, hingga tadi malam sudah 12 orang yang dapat diidentifikasi dan satu orang atas nama Lettu Cpn Wiradi masih dalam pencarian. Keduabelas jenazah lalu dievakuasi ke RS Bhayangkara Palu, untuk mendapatkan identifikasi. 

Pagi ini akan diterbangkan menuju rumah duka masing-masing. 

"TNI masih melaksanakan investigasi dalam rangka mengumpulkan informasi jatuhnya pesawat Helikopter itu," ujar Tatang. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!