Amril: Laksanakan Sosialisasi Dan Ciptakan Suasana Kondusif Di Tengah Masyarakat

Bengkalis:Riaunet.com~Rencananya Tahun ini sebanyak 94 desa dari 159 desa di Kabupaten Bengkalis, akan melaksanakan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Karenanya, salah satu agenda yang harus segera dilaksanakan Kades maupun Penjabat Kades dalam waktu dekat, adalah menyukseskan seluruh tahapan Pilkades serentak tersebut. 

"Laksanakan sosialisasi dengan baik serta ciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat, agar tidak terjadi gesekan dan konflik, sehingga pelaksanaan pilkades nantinya bisa berjalan lancar dan damai," kata Amril. 

Ketegasan itu disampaika Amril usai mengambil sumpah dan melantik 4 Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) di Kecamatan Bukit Batu di halaman Kantor Kepala Desa Batang Duku, Senin (28/3/2016). 

Ini Keempat Pj kades yang di lantik. (Taufik Hidayat ,sebagai Pj Kades Dompas, Pj Kades yang lama), M Yusuf (Buruk Bakul, Pj Kades yang baru), Muhammad Ali (Sepahat, lama) dan Ruslan (Parit I Api-Api, baru). 

Terkait usulan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), H Amrizal agar dalam Pilkades serentak tersebut setiap calon Kades yang beragama Islam harus bisa mengaji atau membaca Al-qur'an, Amril pun sangat mengapresiasi.

"Jika ada ketentuan yang mengaturnya, ya silahkan saja. Namun jika tidak ada, jangan dipaksakan. Apapun persyaratan untuk setiap calon Kades pada Pilkades serentak, berpijak pada peraturan perundang-undangan. Tidak ada boleh ada yang bertentangan," tegas Amril. 

Sedangkan soal usul agar salah satu persyaratan calon Kades harus bebas narkoba dan dibuktikan melalui test urine dan juga test darah, Amril menyambut baik. Seperti dalam Pilkada, hal demikian memang dapat dijadikan salah satu persyaratan ,"tambahnya. 

Beberapa waktu lalu, memang Amrizal pernah mengatakan akan mengusulkan kepada Pemkab Bengkalis untuk Pilkades serentak tahun 2016 ini bahwa setiap calon harus bisa mengaji atau membaca Al-qur'an. Argumentasinya, karena pemimpin desa harus tahu juga tentang ilmu keagamaan islam, sehingga nantinya bisa melakukan pembimbingan terhadap masyarakatnya.

"Kita usulkan kepada Bupati Bengkalis agar calon Kades harus pandai membaca Alqur'an, itu dimasukkan sebagai salah satu syarat untuk mencalon diri sebagai Kades," kata Amrizal, saat lalu.

Menurutnya, mengaji atau membaca Alqur'an sangat penting diketahui oleh calon pemimpin desa, karena pemimpin desa itu merupakan pemimpin yang nantinya membimbing masyarakatnya.  
"Bagi calon yang tidak bisa mengaji, maka dirinya meminta agar calon tersebut digugurkan dari pencalonannya," ujar Amrizal.

Mantan Ketua Nadhatul Ulama Bengkalis ini juga menjelaskan, persyaratan itu hanya berlaku bagi calon yang beragama Islam. Agar masyarakat yang berdomisili di pedasaan tahu dengan ilmu keagamaan dan menjadikannya sebagai pegangan dan sesuai dengan program magrib mengaji. 

Sebab kondisi saat ini, masih banyak masyarakat miskin di pedesaan yang perlu peran serta dari kepala desa dalam melakukan pembinaan.

"Kemiskinan mendekatkan manusia dengan kekufuran, jadi ,jika kepala desanya bisa membimbing tentu saja hal ini tidak perlu terjadi, " jelas Amrizal. 

Hal serupa juga disampaikan tokoh masyarakat Sungai Pakning, Hasby, untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang telah memasuki desa di wilayah Kabupaten Bengkalis, dia mengusulkan agar setiap calon Kades harus bebas narkoba. 

"Kades harus bebas narkoba dan harus dilakukan tes urine. Tak hanya itu saja, bahkan tes darah juga. Sekaligus pengujian terhadap Kades apakah bisa membaca Al-qur'an atau mengaji bagi yang beragama Islam," kata Hasby. 

Menurutnya ini diperlukan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik lagi. 

"Demi kemajuan Kabupaten Bengkalis yang lebih bermartabat, sejatinya seluruh perangkat desa harus bersih dulu. Semuanya harus bebas narkoba, harus dari dalam dahulu. Tentunya ini berkaitan erat dengan pembangunan di desa yang menjadi tolak ukur suksesnya pembangunan di daerah ini," tutup Hasby yang juga Imam Masjid Al-Quro. (rdk/rls) 

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!