[OPINI] Kabupaten Kampar Diantara Pemimpin Cerdas dan Berbagai Persoalan Kesejahteraan Masyarakat

Yusroni Tarigan,S.Sos.
Kampar:RIAUNET.COM~Kehidupan bermasyarakat dan Pemerintahan yang berlangsung saat ini di Kabupaten Kampar bagaikan tanpa arah dewasa ini, secara spontan telah timbul kembali kesadaran pada kalangan yang luas termasuk dikalangan mahasiswa.

Banyak program yang tidak sesuai dengan kondisi rill bahkan seolah-olah bagus di media namun fakta terbalik dalam masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, sosial masyarakat, ekonomi bahkan agama.
Ini ada apa??!

Ketika semangat persatuan dan kesatuan telah pudar, bahwa dengan tidak kita sadari kita telah kehilangan semangat kedaerahan yang cinta akan keadilan dan kesejahtraan. Semangat cinta daerah ini memang bukanlah suatu hal yang sekali jadi. Semangat ini harus di bangun, dikembangkan, dilaksanakan secara konsekwen serta dipupuk terus menerus, karna ini akan menjadi sumber inspirasi yang akan memberi arah yang harus dituju oleh negri kita yang tercinta ini.


Akhir-akhir ini, kita gemar membicarakan kemungkinan peralihan generasi kepemimpinan. Kegemaran kita membicarakan perkara kepemimpinan, disebabkan salah satunya adalah karena perkara pemimpin, bagi seqbagian orang, sebagai penyebab masalah yang mendera negri ini.
Pembicaraan kemudian berkembang tentang siapa tokoh-tokoh yang akan menjadi pemimpin berikutnya, sebagai penerima tongkat estafet dari pemerintahan sekarang. 

Kita kemudian berdebat tentang siapa yang akan menjadi pemimpin berikutnya. Apakah dia seorang sipil, militer, birokrat atau dari golongan santri dan pengusaha. Dalam kadar tertentu, itu sebenarnya wajar saja. Namun pembicaraan seperti itu tidak boleh membuat kita lupa bahwa yang terpenting sebetulnya bukan lagi pada soal ‘siapa’ melaikan pada ‘apa’ dan ‘bagaimana’ kriteria seorang pemimpin. Dengan kata lain, yang harus kita perhatikan bersama bukan lagi sekadar tokoh atau pemimpin (leader) tapi kepemimpinan (leadership). Karena itu, pertanyaan mendesak yang harus kita jawab adalah bagaimanakah pemimpin yang secara ideal layak untuk menerima estafet kepemimpinan kampar berikutnya?


Berbicara tentang pemimpin ideal merupakan sesuatu hal yang sangat rumit. Hal ini disebabkan karena setiap orang memiliki cara pandang sendiri tentang pemimpin ideal. Meskipun demikian, ada hal-hal yang menjadi konvensi yang dapat diterima oleh semua pihak tentang kualitas seorang pemimpin. 
Pertama, seorang pemimpin yang ideal haruslah seorang yang memiliki tingkat intelektualitas yang memadai. 

Apa yang dimaksud bukan soal jumlah atau tingginya gelar formal. Yang dimaksud adalah keluasan, kedalaman, dan kepekaan wawasan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa. Keluasan, kedalaman dan kepekaan wawasan ini pada akhirnya akan tercermin pada setiap kebijakan yang akan diambil. Pemimpin yang cerdas, akan menghasilkan kebijakan-kebijakan yang cerdas yang tentu saja setelah melalui analisa-analisa mendalam.

Dengan kecerdaan yang dimilikinya, dia tentu saja tidak akan mengalami kesulitan ketika menganalisa segala macam persoalan yang sangat rumit sekalipun, untuk kemudian menemukan strategi yang tepat untuk menyelesaikannya.

Tentunya Kita ingin kampar bangkit. Bangkit dari ketidak jujuran menjadi jujur. Bangkit dari keterbelakangan pendidikan menjadi pendidikan yang unggul berkualitas dan geratis 12tahun bahkan sampai tingkat universitas atau sekolah tinggi di Kabupaten Kampar. Bangkit dari keterisoliran menjadi pemerataan pembangunan yang benar-benar merata di segala pelosok kampar. (rdk).

Penulis : Yusroni Tarigan, S.Sos
Tanggal : 24 Maret 2016

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!