[OPINI] Nasionalisme Tanpa Kemandirian Adalah NOL BESAR

Penulis:Sori

Pekanbaru:Riaunet.com~Nasionalisme, istilah yang diartikan sebagai sebuah rasa cinta seorang warga negara terhadap negaranya. Rasa cinta warga negara itu tidak bisa dipungkiri menjadi sebuah yang harus bahkan sangat harus untuk ditingkatkan. Oleh karenanya, maka istilah ini sering dikampanyekan oleh kelompok-kelompok negarawan untuk membentengi negaranya dari masuknya paham-paham dari negara luar yang berpotensi merusak tatanan kehidupan masyarakat nagaranya. 

Lalu, bagaimana dengan indonesia???

Pertanyaan awam nan tradisional yang sangat teramat sering kita dengarkan. Menjawab pertanyaan tersebut, rasa-rasanya sangat sulit bagi siapapun dinegara ini. 

Kalau berbicara Nasionalisme, kelihatannya masih ada rasa cinta dan bangga itu dibenak sanubari setiap warga negara kita. Bentuk rasa cinta itu seringkali terlihat ketika lagu kebangsaan kita dikumandangkan, semuanya bernyanyi mengikuti irama musik yang dikumandangkan. Begitu juga dengan ketika ada pertandingan sepakbola antara Tim Nasional kita yang teramat bobrok dengan Tim Nasional Malaysia, semuanya berteriak "Ganyang Malaysia". 

Lain lagi ketika ada konflik pemerintahan dengan negara lain. Para aktivis yang semula sering menghujat pemerintah seketika menjadi pembela pemerintah untuk melawan pihak luar.
Inilah bukti cinta warga negara terhadap negaranya. Namun semua ini hanyalah sebuah cinta yang mendasar. 

Lalu bagaimana cinta yang sesungguhnya?? 

"Nasionalisme yang sejati merupakan cinta yang sangat dan teramat dalam yang ada dalam jiwa sanubari setiap warga negara terhadap negaranya. Tidak ada kata negara lain selagi masih ada negara sendiri. Artinya dalam sebuah pilihan baik buruk negara sendiri seorang yang memiliki cinta yang teramat dalam terhadap negaranya dia akan tetap memilih negaranya sendiri dan akan mangabaikan negara lain. 

Lalu, apakah warga negara indonesia saat ini memiliki cinta yang teramat dalam itu?

"Jika menilik pada gaya kehidupan warga negara kita, rasa-rasanya cinta yang teramat dalam itu sepertinya tidaklah ada yang memiliki. Banyak contoh yang menunjukkan hal itu. Mulai dari gaya berpakaian yang lebih memilih merk luar yang notabane nya di produksi di dalam negeri ketimbang merk dalam negeri sendiri. 

Kemudian kesukaan kita dalam mengkonsumsi makanan luar yang sebenarnya kita juga punyai, sampai pada gaya liburan yang seolah sudah terdoktrin bahwa luar negeri itu adalah tempat liburan terbaik ,padahal kita memiliki pariwisata yang amat bahkan teramat indah dan mempesona. Dan lain sebagainya. 

Lalu, kapan cinta sejati pada negara itu akan muncul dalam benak sanubari warga negara?? 

Ini sungguhlah sangat kita harapkan untuk dicapai karena ia adalah sebuah cita-cita. 

Menurut hemat saya ,ini akan tercapai jika sebuah negara memiliki kemandirian dalam segala hal. Warga negara akan cinta kepada negara ketika negara ini bisa memaksa untuk warga negara mencinta.

Memaksa???

Ya. Memaksa dengan memenuhi segala kebutuhan warga negara yang berasal dari negara itu sendiri.

"Jika kita kaji di negeri kita sendiri, indonesia harus mandiri dalam segala hal untuk memenuhi ekspektasi warga negara indonesia. Baik dari segi gaya, makanan dan lainnya.

Indonesia harus memaksa. Tidak ada kata persaingan bebas di negara ini dengan negara luar. Indonesia harus berhenti melakukan impor yang orang indonesia sendiri bisa memasok dari dalam negeri. 

Kalau secara ekstrim saya berpendapat, lebih baik kita makan ubi rebus hasil petani daripada makan makanan luar produksi perusahaan asing. Negara harus sedikit kejam demi kebaikan negara ini kedepannya. 
Kita orang indonesia harus berbahasa indonesia. Tidak perlu dalam kurikulum ada pelajaran bahasa inggris kalau mau warga negara lebih mengenal bahasa nasional.

Ingatlah, Nasionalisme Tanpa Kemandirian Adalah NOL BESAR. 

"Kita harus percaya dan yakin pada diri sendiri. Kita bisa kalau kita mau. Indonesia ini terlalu kaya untuk terikat dengan negara lain. Yakinlah, indonesia akan jauh lebih sejahtera jika kita mampu mandiri. Kalau kemandirian tercapai, maka yakinlah, Nasionalisme warga negara dengan sendirinya akan tercapai. (SORi)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!