Pria Ini Terkapar Dan Bersimbah Darah Setelah Dianiaya Menggunakan Kapak

RokanHulu:Riaunet.com~Warga asal dari Pulau Nias yang bekerja sebagai karyawan di PT. Sumber Alam Makmur Sentosa (SAMS) bernama Firman Laia dikampak di sebuah warung tuak KM 18 Klampaian Desa Muaradilam Kecamatan Kuntodarussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Sabtu (19/3/2016), sekitar pukul 23.00 wib. Akibat kejadian tersebut ,kepala dan telinganya koyak.

Informasi yang beredar di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), diduga pemilik warung yang berinisial S melakukan penganiayaan dengan menggunakan kampak.

"Korban Firman Laia mengalami Luka Berat di bagian kepala dan termasuk di bagian telinga koyak, dengan posisi terkapar di lantai dengan bersimbah darah. 

Keterangan warga setempat, harapan untuk hidup hanya sekitar 20 persen. 

Melihat kondisi itu, korban langsung dilarikan dan dibawa temannya, Dego (Scurity PT SAMS) ke fasilitas kesehatan terdekat. Baru kemudian sekitar pukul 24. 30 Wib, datanglah anggota Polisi Sektor Kuntodarussalam, Juwanto (Babinkamtibmas) bersama empat orang personil Polsek Kuntodarussalam. 

Semula polisi bertujuan untuk mengamankan pelaku, tapi sayangnya pelaku sudah melarikan diri, dan korbanpun akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Azahra Ujungbatu dan rencananya akan dikirim Pekanbaru. 

Namun istri korban meminta kepada Anggota Polres Rohul, supaya segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal sesuai dengan perbuatannya. 

“Kita berharap pelaku, jangan dikasih ampun dan dihukum sesuai dengan perbuatannya,” sebut istri korban sambil meneteskan air. (Fah) 

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!