Rencananya DPR Mau Bangun Perpustakaan Rp 570 M

Jakarta~Urgensi pembangunan perpustakaan DPR yang terbesar se-Asia Tenggara ini terus menjadi pertanyaan. Dengan kondisi keuangan negara saat ini perlu dijadikan dasar untuk menentukannya. 

"Dalam kondisi anggaran negara yang kesulitan, tugas kita adalah untuk mempertajam prioritas. Bisa saja rencana strategis yang ada ditunda atau digeser. Lihat lagi prioritas," kata Wakil Ketua Fraksi PDIP Hendrawan Supratikno, Rabu (30/3/2016).

Hendrawan menambahkan bahwa fraksinya akan mengecek terlebih dahulu ke Badan Urusan Rumah Tangga (BURT). Wacana pembangunan perpustakaan ini seharusnya ada di dalam rencana strategis (renstra). 

"Kan ini tujuannya parlemen modern. Ada sejumlah program pembangunan yang disiapkan yaitu perpustakaan, alun alun demokrasi. Kami akan cek apa rencana strategis itu sudah digodok matang di BURT?" ujarnya.

Ada beberapa fraksi lain seperti Nasdem, Gerindra, dan PAN juga menyuarakan penundaan. Alasannya sama yaitu kondisi keuangan yang sulit. 

BURT sudah menunda pembangunan proyek DPR sebelum wacana ini dimunculkan Ketua DPR Ade Komarudin. Hal itu diputuskan dalam rapat. 

"Pembangunan gedung ini ,pada rapat akhir sebelum reses kami sepakati untuk ditunda dulu karena ekonomi yang belum stabil," kata anggota BURT Irma Suryani, Selasa (28/3/2016) kamaren. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!