Berita Terkini

Saat Kedapatan Mencuri Sepeda Motor ,Dua Pria Ini Bonyok Dihajar Warga

Sabtu, Maret 12, 2016
Loading...
RokanHulu:Riaunet.com~Diduga telah melakukan pencurian sepeda motor, dua pria asal provinsi sumatra utara (sumut) ini bonyok di hajar massa di desa rawa makmur, kecamatan bonai darussalam, kabupaten rokan hulu (rohul)-Riau.

Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono ,melalui paur humasnya IPDA Efendi Lupino di pasir pengaraian, jumat (11/3/2016) mengatakan, selasa tanggal 8 maret 2016 lalu sekitar pukul 16.00 wib tim kita mendapat informasi dari masyarakat desa rawa makmur kecamatan Bonai Darussalam, dan saat ini pelaku pencurian sepeda motor tersebut telah kita amankan.

"Atas informasi tersebut, porsonil polsek bonai darussalam mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan di dapati dua pelaku sudah dalam keadaan luka-luka akibat dihjar massa. Untuk identitas pelaku yakni inisial (TJ) buruh panen perum PT SJI desa ulak patian kecamatan kepenuhan ,dan AS asal buruh trans aliaga unit II ujung sosa kabupaten padang lawas sumatra utara (paluta)," kata Ipda Efendi Lupino.

Lanjut Efendi, adapun kronologis kejadiannya yaitu, kedua pelaku mengendarai sepeda motor yamaha Vixion BM 4461 UL melintas di toko pancing di desa rawa makmur. 

"kemudian pelaku mengambil sepeda motor yamaha jupiter MX BM 4826 UJ warna biru hitam milik Herman Hutagalung yang pada saat kejadian di bawa dan di kendarai anaknya (Korban)bernama M. Prasetyo (11) dengan status pelajar di desa kasang mungkal, dan dengan maksud akan membeli alat- alat pancing ," jelasnya.

Ipda Efendi menambahkan, setelah itu pelaku membawa sepeda motor korban keperkebunan kelapa sawit di jalan baru PT EMA untuk bersembunyi, sekitar pukul 15.30 wib kedua pelaku di datangi masyarakat desa rawa makmur . 

"selanjutnya pelaku dibawa ke desa rawa makmur sekitar pukul 16.00 wib oleh masyarakat , mendapat imformasi tersebut ,personil polsek bonai darussalam mendatangi TKP dan langsung mengamankan pelaku berikut dengan barang bukti (BB) ke polsek bonai darussalam ," tutup Ipda Efendi Lipino. (Na)