Akibat Konflik Internal, 6 Bulan Anggota Koptan Belum Terima Gaji

RokanHulu:Riaunet.com~Sudah enam bulan anggota Kelompok Tani (Koptan) Timiangan Raya Desa Lubuk Napal, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) belum digaji dari pola kemitraan plasma dengan perusahaan. 

Sejumlah anggota Koptan Raya Desa Lubuk Napal, Kecamatan Rambah Samo pun sengsara, ditambah ekonomi masyarakat pada saat sulit.

Safri ,Anggota Koptan Timiangan Raya kepada wartawan, Selasa, (12/4/2016) 
mengaku kecewa dengan pengurus kelompok, karena sudah enam bulan mereka belum terima gaji yang besarnnya antara Rp120 ribu hingga Rp200 ribu per bulan. 

"Apalagi saat ini ekonomi sedang sulit," kata Safri.

Sulaiman, Ketua Koptan Timiangan Raya, membenarkan bahwa 500 orang anggota koperasinya belum gajian selama enam bulan. 

Ini dikarenakan menyusul adanya surat dari tiga kelompok yang menuntut haknya sebesar 60 persen dari kerjasama pola KKPA dengan PT. Sawit Asahan Indah (SAI), melalui PT. Eka Dura Indonesia (EDI). Sedangkan 40 persen lagi itu merupakan jatah masyarakat," jelas Sulaiman. 

Ia menyebutkan dalam surat Kades Lubuk Napal, Syofyan, bahwa ada tiga kelompok anggota koperasi yang mengakui mereka merupakan perintis pola kemitraan dengan PT. SAI tersebut. Apalagi sudah ada perjanjian sebelumnya. 

"Kelompok ini menuntut pembagian 60 persen. Namun karena pengurus tak mau ambil risiko, alhasil sejak Oktober 2015 hingga Maret 2016, ratusan anggota belum terima gaji," ujar Slaiman. 

Diakui Sulaiman ,bahwa pengurus belum memegang bukti perjanjian atau kesepakatan tertulis tentang pembagian 60 persen untuk kelompok perintis, dan 40 persen untuk masyarakat. 

"Terkait surat dari tiga 
kelompok inilah saran Kades (Lubuk Napal) agar gaji ditunda sampai permintaan tiga kelompok 60 persen terealisasi dulu," paparnya. 

Lanjut Sulaiman, pengurus belum realisasikan permintaan kelompok petintis karena pengurus sendiri tidak punya acuan kesepakatan. Pengurus hanya mengacu pada Keputusan Bupati Rohul Achmad, Nomor 46 Tahun 2011, diteken 17 Februari 2011, yakni jumlah calon penerima plasma (CPP) 500 anggota. 

"Masalah ini harus diselesaian dengan kepala dingin. Sehingga tidak ada permasalahan ke depannya nanti yang berdampak pada belum diterimanya gaji sampai 6 bulan, ini sangat mempengaruhi ekonomi masyarakat," ujarnya. (Fw)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!