Dinsosnakertrans Rohul Gelar Mediasi Terhadap PT Hutahaean Dan Pekerja

RokanHulu:Riaunet.com~Manajemen PT.Hutahaean Teluk Sono Kacamatan Bonai Darussalam diduga telah semena-mena melakukan Pemutusan Hubungan Kerjanya (PHK) terhadap pekerjanya yang berstatus BHL yang telah bekerja selama 4 Tahun, dan sudah jalani proses mediasi yang di gelar oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Rohul Rabu, (20/4/2016). 

Jalannya Mediasi tersebut digelar di Disosnakertrans Kabupaten Rohul yang dipimpin oleh Bidang PHI, Tomi SH dan Rahmi, yang membahas pemecatan melalui pesan singkat (SMS) dan tanpa alasan yang jelas oleh perusahaan terhadap seorang security (Satpam) yakni P Napitupulu, pada 16 Maret 2016 lalu. 

"Kita sampaikan agar PT.Hutahaean Teluk Sono melakukan Bipartit, sesuai UU dan Peraturan tentang ketenagaan kerja, dan bila tidak ada jawaban dilanjutkan dengan Anjuran pembayaran hak pesangon kepada pelapor (P.Napitupulu)," kata Tomi. 

Sementara personalia PT.Hutahaean, Sinaga, merasa alergi saat wartawan mengambil foto dan mengatakan, "jangan foto saya, hapus fotonya" dan dirinya tidak bersedia dikomfirmasi terkait pemecatan pekerjanya dan menuju mobilnya. 

Imformasi sebelumnya ,ada dua Karyawan PT Hutahaean yang melapor di Dinsosnakertrans Rohul belum lama ini, satu mendapat SP 3 dari Perusahaan dan satu lagi atas nama P.Napitupulu menjadi korban PHK sepihak yakni pemecatan dengan melalui via SMS ,sementra. (P. Napitupulu) sudah bekerja sekira empat tahun di perusahaan PT.Hutahaean tersebut dan selama itu juga dia masih berstatus Buruh Harian Lepas (BHL). 

Wakil Ketua DPC LSM PENJARA Rohul, H Sihombing, yang dikonfirmasi Kamis, (21/4/2016) meminta agar PT. Hutahean harus bertanggung jawab atas tindakan semena-mena terhadap pekerjanya, dan ini merupakan perbuatan melawan hukum yakni dengan melakukan PHK hanya dengan melalui pesan singkat (SMS). 

"Ini tak sesuai dengan UU ketenaga kerjaan. Selain itu Pihak perusahaan juga tidak mengikut sertakan beliau yang sudah bekerja selama empat tahun sebagai peserta Jamsostek/BPJS seperti yang telah diatur dalam undang-undang," ujar H.Sihombing. (Fw)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!