Gara-Gara Rokok,Sesama Relawan Adu Jotos di Depan Ruang Bupati Bantul

Bantul~Mendukung saat kampanye pemenangan kepala daerah itu sangat lazim terjadi. Paska kemenangannya saling sikut saampai adu jotos pun bisa saja terjadi. Di Bantul, sesama relawan yang tengah antre untuk menghadap Bupati Bantul Suharsono terlibat adu jotos di depan ruang kepala daerah. Alasannya pun sepele. Hanya Sebatang rokok! 

Kejadian ini terjadi saat rombongan relawan yang sama-sama berjuang memenangkan pasangan Suharsono-Abdul Halim Muslih dalam pemilukada lalu tengah antre di depan ruangan bupati, Senin (11/4/2016). Kala itu, Ratno Suyadi (37) warga Keradenan Piyungan Bantul yang datang bersama rekan-rekannya mendapati rombongan relawan yang lebih dulu tiba di lantai dua kantor bupati.

Karena bupati tengah menemui tamu di ruangannya, rombongan relawan beda rombongan ini antri sambil ngobrol. Di obrolan itu, Ratno dimintai sebatang rokok oleh Imam alias Bendhol (45) warga Teruman Bantul. 

Tapi tiba-tiba saja keributan terjadi. Ratno ditendang dan dipukul Imam gara-gara tersinggung atas perkataannya.

"Saat dia minta rokok saya bilang, relawan sugih kok njaluk karo wong kere. Sepintas saya ditendang dan dipukul, padahal saya cuma bercanda," kata Ratno. 

Insiden sesama relawan itu akhirnya berhasil direda oleh masing-masing rekannya. Namun, Imam yang dibawa turun ke lantai satu terus berteriak sambil melontarkan ancaman. 
"Awas mengko bengi!" ancam Imam seperti ditirukan Sigit, teman Ratno. 

Tak terima dengan pemukulan rekannya itu, Ratno mendatangi RSUD Panembahan Senopati untuk visum dan melaporkan kasus ini ke bagian SPK Polres Bantul. 

"Belum bisa berkomentar jauh karena laporan belum sampai ke meja saya. Tapi yang pasti ini akan diusut," kata Kasatreskrim Polres Bantul, AKP M. Kasim Akbar Bantilan.

Bupati Bantul Suharsono saat dikonfimasi mengaku belum mendapat laporan atas keributan yang melibatkan para relawannya. 

"Aku malah belum tahu. Tapi kalau sudah ditangani pihak berwajib, ya silahkan dilanjutan. Meskipun itu relawan saya, kalau melanggar hukum ya biar diproses," ujarnya. 

"Mantan polisi berpangkat Kombes Pol ini memenangkan pemilukada berpasangan dengan Abdul Halim Muslih Desember lalu. Saat itu, kelompok-kelompok masyarakat yang tergabung dalam relawan Harsono-Halim, bersatu-padu mengantarkan pasangan yang diusung Gerindra dan PKB ini meraup 47 persen suara, dengan mengalahkan pasangan petahana Sri Suryawidati-Misbakhul Munir yang diusung PDI Perjuangan. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!