Genap Berumur 1 Tahun ,PPR Menggelar Milad Bersama Ratusan Kadernya

Pekanbaru:Riaunet.com~Milad Perhimpunan Pemuda Riau (PPR) Ke-1 yang Mengankat tema "Menyegarkan komitmen kebangsaan dan kemelayuan Riau menyongsong pemuda menuju perubahan".

Perhimpunan Pemuda Riau (PPR) Sebagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Lokal Riau yang cukup exis menjalankan kegiatan-kegiatan sosial masyarakat dan aksi kontrol sosial dalam masyarakat membuat urgensinya sebagai wadah perkumpulan pemuda di Riau untuk layak di perhitungkan.

Meskipun umurnya genap 1 tahun tetapi organisasi ini sudah membentuk pengurus cabang-cabang di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau sampai tingkat kecamatan dan kampus2 di beberapa kampus yang ada di Riau.

PPR disebut resmi di kukuhkan dan di lantik pada 22 april 2015 dalam priode kepengurus 2015-2020 di Pustaka Wilayah Soeman HS Riau. 

Yusroni Tarigan, S.Sos yang telah di Amanahkan sebagai ketua DPP Perhimpunan Pemuda Riau, jumat pagi (22/4/2016) kepada riaunet.com mengatakan, sampai saat ini PPR sudah memiliki cabang-cabang di setiap kabupaten/kota di Riau dan dibeberapa kecamatan dan kampus,"ucap Yusroni. 

Ada 3 hal Pokok yang menjadi tanggung jawab pemuda Riau kelak di masa depan. 

Pertama: pemuda harus mampu memecah kebekuan dan kebuntuan dalam masyarakat. 

Kedua: pemuda adalah agent pemimpin masa depan negri.

Ketiga: pemuda adalah harapan bangsa ,"katanya. 

Yusroni menambahkan, tujuan organisasi sangat dipengaruhi oleh suatu motivasi dasar pembentukannya, status dan fungsinya dalam totalitas dimana dia berada.

Motivasi dan inspirasi bahwa PPR Berstatus sebagai organisasi pemuda, berfungsi juga sebagai organisasi kader dan berperan sebagai organisasi perjuangan serta bersifat independen meski baru berjalan 1 tahun kepengurusan," ujar Yusroni. 

Sejatinya PPR harus lebih visioner, progresif dan memberikan jawaban atas pertanyaan mendasar dalam bermasyarakat. Sebagai OKP lokal PPR harus berbicara aset lokal untuk lokal, berpikir kritis, ilmiah dan solutif. 

Banyak masalah yang harus di kritis dan diberikan solusi. Seperti Pengangguran, sandang pangan, tidak meratanya pembangunan, korupsi dan kasus hukum lainnya, dan PPR harus mampu bersuara lantang dan memberikan alternatif solusi yang tepat dalam memjawab tantangan Riau agar lebih baik kedepannya,"jelas Yusroni lagi.

Hal ini juga disampaikan Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Pemuda Riau (PPR), DR. Nurhamin, S.Pt, M.Hum yang juga menjabat sebagai Ketua KPU Riau dan Ir. Aris Arunan penggagas Forum Peduli Migas Riau (FPMR). 

Dalam arahan singkatnya, DR Nurhamin dihadapan sekitar 200 kader PPR dari kabupaten/kota menegaskan bahwa PPR bukan Organisasi main-main, Soal Organisasi menyoal kepemimpinan yang di asah yang daya tahannya mampu bertahan. 

Komitmen dan konsistensi harus menjadi taruhan dalam berorganisasi. PPR adalah potret gerakan OKP Lokal Riau yang mampu bertahan meski tidak ada anggaran resmi," kata Nurhamin. 

Ia juga mengatakan, degradasi moral adalah masalah serius yang melanda generasi muda Riau hari ini, sikap pragmatisme dan hedonisme akan menghancurkan generasi muda Riau jika tidak ada wadah pergerakan konkrit dalam membentengi diri dan tentunya berdasarkan nilai-nilai Islami.

"PPR harus membentuk konstruk organisasi idel dan modren, dan harus mau di kritik dalam menjalankan roda organisasinya,"sebut Nurhamin dengan singkat. (rdk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!