Ini Proyek Jalan Penghubung Antar Kampung Yang Masih Terbengkalai

SIAK:Riaunet.com~Meski Warga sudah merelakan sawitnya untuk ditumbang demi Proyek pembangunan jalan oleh pemerintah kabupaten siak ,kini hanya bisa pasrah dan kecewa, karna jalan yang dikerjakan pada tahun 2015 lalu sampai saat ini belum selesai.

  Meskipun ratusan pohon sawit warga telah ditumbang untuk pembuatan jalan lintas antar kampung ,yakni kampung Empang Baru menuju kampung Sri Gading kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten siak tidak selesai ,tapi warga berharap proyek jalan ini bisa diselesaikan di tahun 2016 ini.

  Kalau dinilai dengan materi, pengorbanan Warga untuk Proyek jalan ini sangat besar .Coba saja, dalam pembebasan lahan kebun sawit ini warga tidak ada menuntut ganti rugi ,seharusnya pemerintah harus menggerti ,sehingga jalan ini bisa diselesaikan.

  "Awalnya saat kami diminta untuk membebaskan lahan kebun sawit, kami terlebih dahulu kami diberikan harapan bahwa jalan ini akan selesai pada tahun ini juga (2015-red), ternyata sampai tahun 2016 ini juga belum diselesaikan ,padahal sawit kami sudah ditumbang untuk pembuatan badan jalan ,dan akhirnya sekarang badan jalan tersebut sudah menjadi hutan ,dan sulit dilewati,"kata Benhur ,salah satu warga yang terkena dampak pembebasan lahan kebun sawitnya kepada riaunet.com, sabtu (16/4/2016).

  Memang iya, lanjut Benhur ,bahwa salah satu program pemerintah kabupaten siak yaitu akan membuka jalan penghubung antar kampung (Desa) agar warga tidak lagi kesulitan menuju kekampung tetangga.

  Tapi itu kan harus direncanakan dengan matang ,dan pekerjaan proyeknya tidak harus ditunda sampai tahun berikutnya. Kalau sawit kami belum terlanjur ditumbang seperti ini ,kan kami masih bisa mengambil hasil sawit kami," jelasnya.

  Ia juga mengatakan, yang jelas kami merasa kecewa dengan pekerjaan proyek ini ,dan kami berharap pemerintah kabupaten siak bisa mengerti dengan kekecewaan warga.

  "Andai pohon sawit ini belum di tumbang ,ini kan bisa menambah ekonomi kami untuk keluarga ,tapi kalau sudah terlanjur begini , ya apa boleh buat ,"ujar Benhur ,saat berada dikebun sawit miliknya. (rdk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!