Korban jiwa Gempa Di Jepang menjadi 18 Orang,1.500 Terluka

Tokyo~Korban jiwa akibat gempa dahsyat di jepang terus bertambah, setelah mengguncang wilayah Kumamoto Jepang pada Sabtu dini hari waktu setempat. 18 orang tewas dan sekitar 1.500 orang mengalami luka-luka akibat gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR). 

"Belasan orang lagi tewas setelah gempa dahsyat yang kedua," ujar Mariko Kuramitsu, pejabat dari prefektur Kumamoto seperti dikutip kantor berita AFP, Sabtu (16/4/2016). 

Pihak universitas Tokai University mengumumkan kematian dua mahasiswanya yang tertimpa reruntuhan asrama mahasiswa yang ambruk. Sehingga total korban jiwa sejauh ini menjadi 18 orang. Namun media-media Jepang, termasuk NHK melaporkan bahwa korban tewas telah mencapai 20 orang. 

Dua mahasiswa yang tewas itu termasuk di antara belasan mahasiswa yang tertimpa reruntuhan bangunan asrama di Minamo-Aso. Penyelamatan masih terus dilakukan untuk menemukan para mahasiswa yang masih terkubur dipuing-puing reruntuhan.

"Saat ini kami masih terus mencoba mengkonfirmasi keselamatan para mahasiswa lainnya," demikian disampaikan pihak universitas dalam statemen yang diposting di situsnya. 

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan, sekitar 1.500 orang terluka akibat gempa ini, termasuk puluhan orang yang mengalami luka-luka serius. 

Sebelumnya, gempa 6 SR mengguncang Kumamoto pada Kamis (14/4) malam waktu setempat. Gempa tersebut menyebabkan 9 orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka. Gempa pertama tercatat terjadi sekitar pukul 21.26 waktu setempat dan diikuti dengan ratusan gempa susulan. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!