Pesepakbola Asal Nigeria Dideportasi Imigrasi Depok

Depok~Kantor Imigrasi Depok mendeportasi tiga pemain sepak bola asal Nigeria berstatus overstayer atau melebihi izin tinggal. Ketiganya harus pulang sejak kemarin (1/4). 
Tiga WNA Nigeria tersebut adalah Nwaneri Johnson C (23), Anyanwu Ikechukwu Kennedy (43) dan Henry Chisom Iwu (22 ). Mereka dilaporkan oleh lurah tempat ditempat kos nya karena dianggap meresahkan.

Dudi Iskandar selaku kepala imigrasi depok mengatakan, ketiganya melanggar pasal 78 ayat 3 Undang-undang Keimigrasian. 

"Ketiganya telah overstay sekitar 40 hari,"kata Dudi, Sabtu (2/4/2016) 

Ia menjelaskan, ketiganya didatangkan ke Indonesia oleh seorang agen dengan iming-iming akan bermain di klub nasional. Ketiganya sempat tinggal di Jakarta, namun karena tak ada kepastian dan mereka membutuhkan biaya hidup, ketiganya pindah ke Depok. 

"Selama menunggu kepastian, mereka bermain bola antar kampung," jelas Dudi. 

Pada saat ditangkap seorang WNA sempat berusaha melarikan diri. Mereka juga sempat melakukan perlawanan ketika dibawa ke Kantor Imigrasi Depok. Penangkapan dilakukan di sebuah rumah kost di Kampung Kekupu, Kecamatan Cipayung beberapa waktu yang lalu," tambahnya. 

Dudi memberikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif melaporkan keberadaan atau kegiatan wna yang diduga melakukan pelanggaran atau membahayakan lingkungan masyarakat dan negara.

"Memang keberadaan warga negara asing di Indonesia banyak juga yang memberikan manfaat bagi negara, namun ada juga yang dapat merugikan negara dan masyarakat, sehingga di sinilah peran imigrasi untuk terus aktif mengawasi setiap orang asing yang berada di wilayah Indonesia dengan tetap memegang teguh prinsip profesional dan azas selective policy (hanya orang asing yang bermanfaat dan tidak membahayakan negara yang boleh masuk atau berada di wilayah Indonesia)," tuturnya.

Saat ini Imigrasi telah melakukan pengawasan terhadap orang asing dan membentuk timpora dari seluruh instansi pemerintah sampai dengan tingkat kecamatan yang diharapkan dapat mendeteksi secara dini pelanggaran yang dilakukan oleh wna.

Depok merupakan kota yang cukup diminati WNA untuk bermukim, katanya. Sebab, Depok merupakan daerah penyangga Jakarta serta kota pendidikan. 

"Imigrasi Depok beserta timpora akan terus aktif melakukan pengawasan terhadap orang asing yang berada di kota Depok," tutunya. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!