Sedih, Puluhan Tahun Indonesia Merdeka Masih ada Daerah yang Belum Menikmati Listrik

Jakarta~Sudirman Said (Menteri ESDM) sangat sedih. Indonesia sudah 70 tahun merdeka, tapi masih ada rakyat yang belum menikmati listrik. Sudirman menemuan kenyataan itu setelah mengunjungi beberapa daerah di seluruh pelosok Nusantara.

Wilayah Indonesia Barat, Pulau Nias yang dikunjunginya 2 minggu lalu masih kekurangan listrik. Indonesia Timur, kondisinya lebih menyedihkan lagi, tergambar dari Kabupaten Maybrat di Papua Barat yang dikunjungi Sudirman. 

"Ke Papua minggu lalu, situasinya lebih menyedihkan. Ada kabupaten yang sedikit pun belum tersentuh oleh listrik PLN. Saya ke Maluku Tenggara Barat, di sana masih banyak penduduk di pulau yang belum menikmati listrik. Bahkan Bupati Maluku Barat Daya dalam satu pertemuan di Ambon, mengatakan kepada saya, Bapak, kalau Bapak bawa listrik kepada masyarakat kami, Bapak tidak usah sembahyang Jumat pun, Bapak akan masuk surga," kata Sudirman, saat membuka diskusi Subsidi Listrik Tepat Sasaran di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (27/4/2016). 

"Ini sebuah kenyataan yang menunjukkan, bahwa setelah 70 tahun Indonesia merdeka, masih ada masyarakat Indonesia yang belum memiliki akses listrik," tambahnya.

Dari data Kementerian ESDM, ada 12.659 desa tersebar di seluruh Indonesia yang belum memiliki akses listrik dari PLN, 2.519 di antaranya masih gelap gulita saat malam hari. Artinya untuk mengupayakan genset bersama pun masyarakat itu tidak mampu. 

"Mayoritasnya desa ini terletak di Papua dan kawasan timur Indonesia lainnya. Rasio elektrifikasi nasional saat ini ada di angka 87%, pemerintah menargetkan 97% pada 2019. Namun masih ada 56 kabupaten yang rasio elektrifikasinya masih di bawah 50%. Sebanyak 46 di antaranya ada di Timur, selebihnya ada di Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Kepulauan Riau, Nias, dan Mentawai," ujarnya.

Semua ini menjadi tugas pemerintah untuk memberikan keadilan dengan menyiapkan listrik bagi masyarakat di daerah-daerah tersebut. 

"Untuk menjangkau daerah-daerah seperti itu tidak bisa dilakukan dengan cara business as usual. Daerahnya jauh, geografisnya sulit, penduduknya tersebar, ekonominya belum berkembang. Pendekatan ekonomi yang selama ini dijalankan oleh BUMN seperti PLN tidak akan bisa bekerja," kata Sudirman. 

Sebab itu lah Sudirman mencanangkan Program Indonesia Terang (PIT). PIT adalah program bersama pemerintah untuk memberikan akses listrik kepada 12.659 desa tertinggal sebelum 2020. 
PIT adalah program multi-approach dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, pemerintah, swasta, masyarakat sipil, bahkan dunia internasional. 

"Kesemuanya akan bersama-sama berupaya untuk percepatan melistriki daerah terpencil Indonesia, menyediakan listrik bagi setiap insan Indonesia di mana pun mereka berada," imbuhnya. (dtk)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!