Diduga Tabung Gas Meledak 4 Rumah Ludes dilalap si jago merah

SIAK:Riaunet.com~Sebanyak 4 unit rumah warga di RT 04 RW 04 Dusun 2 bunut, Kampung Pinang Sebatang timur kecamatan Tualang, kabupaten siak ludes dilalap si jago merah, Kamis (19/5/2016) Sekitar pukul 15.20 Wib sore.

Diduga penyebab kebakaran 4 Unit rumah tersebut dikarenakan Tabung Gas milik salah satu pemilik rumah meledak, dengan cepat api melalap 4 unit rumah tersebut, 2 unit rumah dari bahan kayu rata dengan tanah, sedangkan 2 unit ramah semi permanen menghanguskan plapon rumah dan jendela nya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Menurut penuturan Kadus dusun 2 bunut, Doni Naldo, menyampaikan, kami bersama masayarakat di dekat terjadinya kebakaran mendengar dentuman keras sehingga kami keluar rumah untuk melihat situasi, alangkah terkejutnya, dentuman yang keras tersebut merupakan Tabung gas Elpiji yang meledak.

Dengan cepat api pun melalap rumah warga yang menjadi sumber ledakan," Kata Kadus Dusun 2 bunut saat ditemui riaunet.com di tempat lokasi kejadian yang didampingi Ketua RT 04 RK 04 Kampung Pinang Sebatang Timur, Zulbakri.

Sebelum kejadian kebakaran, lanjut kadus menceritakan, bahwa masyarakat setempat melihat bahwa ibu Idar memasak Air diluar rumah menggunakan Kompor gas, kemudian Kompor gas tersebut ditinggal dan ibu idar masuk kedalam rumah. 

"Berselang beberapa menit, Tabung gas tersebut meledak  Kebakaran hebatpun terjadi, 4 unit pemadam kebakaran milik Pemda dan Perusahaan IKPP dikerahkan untuk memadamkan api tersebut, berselang satu jam Api pun berhasil di jinakan,"ujar Doni menceritakan kejadian tersebut.

4 Unit rumah tersebut dikabarkan milik idar dan suaminya Azwar. 

Sementara itu, Pemilik Rumah, Idar, saat ditemui wartawan terlihat trauma dan terbaring lemas atas kejadian tersebut.

Kapolsek Tualang, Kompol Ali Dahmar Siregar melalui Kanit Reskrim AKP Manapar Situmeang membenarkan kejadian kebakaran tersebut.

"Penyebab kebakaran masih proses penyelidikan, diperkirakan total kerugian materil atas kejadian tersebut mencapai 100 juta rupiah," Tutup Manapar. (lz)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!