Ini Kisah Janda Beranak Empat Yang Bejualan Dari Pagi Hari Hingga Malam

Bengkalis:Riaunet.com~Wajah Mardiah (May) sangat terlihat sekali kalau menyimpan beban. Janda beranak 4 ini adalah pedagang makanan dan berbagai minuman di Taman Andam Dewi, di kabupaten Bengkalis. Pekerjaan yang dilakoni May ini telah
dilakoni sejak 2012 silam. 

May, adalah warga jalan SDN 4 Damon Bengkalis. Mulai pukul 10.00 WIB pagi hingga pukul 00.00 WIB tengah malam sabar menunggu dagangannya dibeli pengunjung taman dan lapangan pasir Bengkalis. Gerobak tempat May meletakkan dagangannya berjarak sekitar 10 menit perjalanan dari rumahnya dengan menggunakan sepeda motornya. 

"Saya mempunyai tiga orang putra dan satu orang perempuan yang telah
berkeluarga. Satu diantara tiga putra saya tadi berusia 17 tahun mengalami cacat mental dan fisik sejak lahir. 

Sebenarnya ada tiga orang anak saya yang mengalami keadaan serupa tetapi telah meninggal saat sejak berusia 12 tahun dan 14 tahun," cerita May kepada riaunet.com," sabtu (21/5/2016).

May mengaku, walaupun memiliki anak cacat, dan uang hasil dari
penjualan makanan dan minumannya hanya cukup untuk keperluan sehari-hari serta biaya sekolah anaknya tidaklah menjadi beban baginya," Yang menjadi beban bagi saya adalah kondisi ekonomi kita saat ini. Sering juga pulang ke rumah tanpa membawa uang satu sen pun.

Sekarang anak saya tidak ada yang bersekolah lagi. Semuanya telah menamatkan pendidikan SMA di Bengkalis. Tak ada rencana mau
mengkuliahkan anak saya, bagaimana mau kuliah biaya makan saja sudah susah," Ujar May. 

Sebelum berada di gerobak jualannya, May terlebih dahulu memasak untuk
makan siang dan malam hari, Kebetulan hari ini anak pertama saya tidak kerja (buruh harian PT. MAS) maka dia yang akan menyuapkan makanan kepada adiknya yang cacat tadi. Kalau tidak, saya akan pulang ke rumah sebentar untuk menyuapi anak saya tadi," lanjutnya. 

Dengan pekerjaan yang dijalankan saat ini, ada keringanan yang ia
rasakan. Beban fikiran biaya sekolah anaknya tak memberatkannya lagi. Sementara untuk mengurusi anaknya yang cacat tidaklah terasa berat,
sebab dahulu pernah mengurusi tiga anaknya yang cacat dalam waktu yang
bersamaan.

"Pernah mengajukan permohonan ke Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis tetapi belum berhasil. Memang dalam permohonan tadi saya tidak menyebutkan bentuk bantuannya. Sebenarnya bantuan yang saya butuhkan adalah buat anak saya yang cacat dan gerobak jualan saya serta
meja kursi yang telah mulai rusak," tutup dia, sambil menunggu gerobak dagangannya. (Har)

About

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiawa Silahkan SMS ke nomor HP : 081371900107/ 0811707378/ BBM:28A13E78 atau email ke alamat : redaksiriaunet@gmail.com, Harap camtumkan detail data anda

Comments Now!

You can be first to comment this post!